>

Musim Hujan, Warganet Harapkan Tak Ada Banjir di Tengah Pandemi Covid-19 di Jakarta

  Kamis, 21 Januari 2021   Aini Tartinia
ilustrasi banjir akibat luapan sungai saat musim hujan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Musim hujan melanda sejumlah wilayah di Indonesia bahkan sebagian wilayah mengalami curah hujan yang tinggi sehingga memicu terjadinya bencana alam seperti longsor dan banjir.

Sama seperti daerah lainnya di Indonesia, Jakarta saat ini sudah memasuki musim penghujan. Untuk mengantisiapasi banjir Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah strategi di antaranya membangun sumur resapan dan menyiagakan pompa air.

Pemprov DKI telah membangun sebanyak 2.975 sumur resapan yang tersebar di lima wilayah kota. Sumur Resapan dinilai mampu mengendalikan banjir dan bisa dimanfaatkan saat musim kemarau.

Kemudian Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI juga telah menyiapkan pompa air sebanyak 487 unit di 178 lokasi rumah pompa. Termasuk pompa air Waduk Pluit yang cukup penting mengendalikan air di daerah hilir. Di rumah pompa itu, terdapat 10 mesin pompa dan enam genset. "Dengan operator sebanyak 38 personil," ujar akun Instagram @dinas_sda.

AYO BACA : Cegah Banjir, Ribuan Sumur Resapan Dibangun di Jakarta

Warganet berharap upaya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta tersebut mampu mengendalikan banjir di tengah pandemi yang terus bertambah di ibu kota ini. Berikut ragam harapan warganet terkait penanganan banjir Jakarta.

"Dari semalam JKT hujan lalu pagi ini juga hujan lagi cukup besar. Tentu saja mereka para petugas sdh di lapangan berjibaku dgn segala upaya & kita warga berotak waras berdoa tdk terjadi banjir apalagi pandemi.spt ini. Kaum OD bakar menyan brhrp JKT banjir agar uang haram lancar," tulis salah satu akun Twitter warganet @GeizhChalifah.

“Jalanan tolong diperbaiki lah akibat hujan dan banjir @DKIJakarta . Bnyk lubang maut, bnyk makan korban ketika hujan dan ada genangan akibat hujan” @ptelude_151

“Genangan di jalan cakung cilincing setelah keluar tol cakung timur sampe babek. Kalo hujan pasti tergenang meski tahun lalu sudah dilebarkan saluran airnya. Bisa di cek biar ngga mubazir saluran air nya @DKIJakarta” ujar akun @yumirat

“Kanal barat (BKT) kapan bisa dikeruk, pak? dan sodetan ciliwung ke kanal timur kapan bisa dilanjut? minimal mengurangi beban debit air BKT ketika ada limpahan dr Katulampa di musim hujan. BKT blum keseluruhan dikeruk. cth: PA Karet, klo hujan di pusat dan depok, sebentaran sdh naik ke level 3 (kisaran >450 cm)  @aniesbaswedan @DKIJakarta” ujar akun @mahfoezzz

AYO BACA : Antispasi Banjir di Jakarta, Pemprov DKI Siagakan 487 Unit Pompa Air

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar