>

Daging Sapi Naik, Pedagang di Tangerang Enggan Naikan Harga Bakso

  Jumat, 22 Januari 2021   Icheiko Ramadhanty
Ilustasri/ Bakso

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Mahalnya harga daging sapi dan aksi mogok pedagang daging sapi tidak membuat sejumlah pedagang bakso di Tangerang menaikan harga jualannya.

Salah seorang pedagang, Karyono mengaku tidak menaikan harga bakso dan tetap menjual bakso dengan harga Rp 15.000 per porsinya. 

Pedagang lainnya, Uli mengaku mempunyai siasat agar tetap dapat berjualan bakso dan tidak merugi akibat demo dan mahalnya daging sapi. 

Sempat tergabung dalam sebuah grup penjual bakso, Uli mengaku telah mendengar informasi terkait demo yang dilakukan tiga hari itu. 

Maka dari itu, dia memakai daging sapi yang telah disiapkan sebelumnya.

AYO BACA : Sudah 4 Hari, Pasar Palsigunung Depok Tanpa Pedagang Daging Sapi

"Kita ada stock ya. Alhamdulillah stock banyak," ujar pedagang bakso di daerah Tangerang Elok itu.

"Terakhir, sebelum mogok, harganya mencapai Rp105-Rp110 ribu, per kilo" tambahnya.

Ketika ditanya terkait sampai kapan stock daging sapi milik Uli tersedia, dia memperkirakan bahwa stocknya akan habis seminggu kedepan. Dia meyakini, minggu depan para pedagang daging sapi akan mulai kembali berjualan.

Diketahui Pedagang daging sapi di pasar tradisional di daerah Jabodetabek masih menggelar aksi demonya hingga hari ini, Jumat (22/1/2021).

Aksi demo dilakukan sejak Rabu lalu (19/1/2021). Mereka menuntut akibat adanya kenaikan harga daging sapi di tingkat pemasok, yang mengakibatkan harga eceran kepada konsumen pun turut mencekik kantong.

AYO BACA : Pedagang Bakso dan Warteg di Depok Terdampak Mogok Pedagang Daging Sapi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar