>

Dukung Revisi UU Pemilu, Ariza Harapkan Pilkada Jakarta Dilaksanakan Tahun 2022

  Rabu, 27 Januari 2021   Budi Cahyono
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – DPR RI tengah menggodok Rancangan Undang-Undang tentang Pemilu. Jakarta termasuk daerah yang bakal menggelar Pilkada di tahun 2022 mendatang.

Untuk itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mendukung revisi UU tentang Pemilu dan berharap agar Pilkada digelar tahun 2022.

Selain DKI, ada enam provinsi lain yang juga bakal menggelar Pilkada pada 2022, yaitu Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

AYO BACA : Ketua Gerindra Jaktim Minta Anies Mundur, Wakil Ketua Umum Habiburokhman: Diam Kau!

Jika dilakukan berdasarkan draf revisi itu, berarti Pilkada lebih cepat pelaksanaannya dibandingkan yang sudah diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Sebab seharusnya Pilkada digelar pada 2024 mendatang bersama dengan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden.

Menurut Riza, periode Pilkada Jakarta berdasarkan ajang serupa yang juga sudah dihelat, 2022 adalah waktu yang paling tepat.

AYO BACA : Minta Anies Mundur, Ketua Gerindra Jaktim Dapat Kartu Kuning

"Kalau dilihat periodesasinya itu kemarin tahun 2020 dan 2019 sudah ada Pilkada. Idealnya nanti gelombang kedua tahun 2022," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Jika dihelat pada tahun 2022, maka hal ini sesuai dengan masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bakal berakhir pada 2022.

"Harapan kami regulasi yang dibuat oleh pemerintah pusat bersama dengan DPR bisa mengadakan Pilkada di tahun 2022 dan gelombang berikutnya 2023," jelasnya.

Kendati demikian, Riza menyatakan tak memiliki wewenang untuk ikut campur dalam pembahasannya.

Ia pun menyerahkannya kepada pemerintah pusat dan DPR serta akan menerima apapun hasilnya.

"Pilkada itu jadi wewenang pemerintah pusat, UU Pilkada dan pemilu menjadi wewenang pemerintah pusat dan DPR RI. Kami di DKI Jakarta mengikuti apa yang menjadi keputusan pusat dan DPR," pungkasnya.

AYO BACA : Kisah Pengubur Jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar