>

Mulai Melandai, Kasus Covid-19 DKI Hari Ini Tak Lagi 2.000-an

  Rabu, 27 Januari 2021   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi Covid-19 / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.836 kasus terkonfirmasi di DKI Jakarta, Rabu (27/1/2021). Angka ini turun dibanding Selasa lalu, yakni sebanyak 2.314 kasus.

Untuk rekor kasus tertinggi di DKI Jakarta, terjadi pada 22 Januari 2021 yaitu sebanyak 3.792 kasus.

Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 256.416 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 229.713 kasus serta 4.111 kasus meninggal dunia.

Penambahan konfirmasi hari ini menjadikan total kasus aktif di DKI sebanyak 22.592 kasus. Kasus aktif ini lebih rendah dibanding Selasa lalu yakni sebanyak 23.760 kasus.

Menurut catatan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kasus aktif tersebut merupakan kasus yang masih menjalani perawatan. Perawatan tersebut meliputi isolasi mandiri maupun perawatan intensif di rumah sakit.

Data statistik dari laman covid19.go.id, menyatakan bahwa DKI mulai mencatat ribuan kasus pada 30 Agustus 2020, yaitu sebanyak 1.094 kasus.

Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:

21 Januari: 3.151 kasus

22 Januari: 3.792 kasus

23 Januari: 3.512 kasus

24 Januari: 3.285 kasus

25 Januari: 2.451 kasus

26 Januari: 2.314 kasus

27 Januari: 1.836 kasus

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membeberkan kondisi dari ruang isolasi pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit di DKI Jakarta. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, kondisi ketersediaan tempat tidur isolasi per 24 Januari 2021, hanya menyisakan 14 persen.

Adapun prosentase rincian tersebut adalah dari sebanyak 8.055 tempat tidur, sebanyak 6.954 telah terisi. Hal ini membuat Pemprov DKI Jakarta menyiapkan rencana untuk menambah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 1.941 tempat tidur. Sehingga, kata Widyastuti, total tempat tidur isolasi nantinya sebanyak 9.996 tempat tidur.

“Hal yang sama juga terjadi pada ICU kita, di mana kapasitas ICU kita telah terisi sebesar 84 persen dengan jumlah 1.097 tempat tidur ICU dan telah terpakai 921 tempat tidur ICU. Kami juga nantinya akan menambah kapasitas ICU hingga 1.362 tempat tidur ICU,” paparnya pada Minggu (24/1/2021).

Dia menjelaskan penambahan fasilitas kesehatan dan para tenaga kesehatan di Jakarta memang akan terus dilakukan guna menekan angka kematian serta meningkatkan angka kesembuhan. 

Selain itu, Widyastuti menjelaskan per 24 Januari 2021, dari total kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 221.567 dengan tingkat kesembuhan 88,7%, dan total 4.024 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%.

 

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar