>

Singapura Resmi Memulai Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

  Rabu, 27 Januari 2021   Firda Puri Agustine
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

SINGAPURA, AYOJAKARTA.COM - Berbeda dengan Indonesia, pemerintah SIngapura membolehkan populasi lanjut usia (lansia) untuk mengikuti program vaksinasi virus Corona.

Dilansir Anadolu Agency, Singapura memulai vaksinasi Covid-19 untuk lansia pada hari ini, Rabu (26/1/2021). Suntikan pertama dilakukan di Tanjong Pagar dan Ang Mo Kio, wilayah dengan banyak penduduk berusia lanjut.

Negara itu mengundang sekitar 5.000-10.000 lansia di setiap wilayah untuk divaksin secara bertahap.

"Vaksin ini aman, gratis, dan akan membantu kita semua," ujar Perdana Menteri Lee Hsien Loong, saat meninjau ke poliklinik Ang Mo Kio, kutip Channel News Asia.

Sementara Lee telah menerima suntikan vaksin Covid-19 produksi Pfizer-BioNTech pada 8 Januari lalu.

Sejauh ini, hampir 100.000 orang di Singapura telah memperoleh vaksinasi Covid-19.

Negara itu tengah mengantisipasi lonjakan kasus di musim perayaan Tahun Baru Imlek pekan depan, dengan membatasi tamu yang berkunjung maksimal delapan orang saja.

"Rayakan (Tahun Baru Imlek) dengan semangat yang benar tetapi jaga diri kami tetap aman sehingga mungkin setahun dari sekarang, ketika Tahun Macan tiba," ujar dia.

Sementara itu, Singapura juga melaporkan ditemukannya tiga kasus varian baru virus Corona yang lebih mudah menular.

Lembaga itu mengatakan bahwa ketiganya adalah kasus 59028, 59340 dan 59351.

"Berdasarkan investigasi epidemiologi, kasus 59340 dan 59351 mengunjungi Bandara Jewel Changi pada tanggal 31 Desember 2020 antara pukul 14.35 dan 21.50," ujar Kementerian Kesehatan Singapura.

Sementara kasus 59028 berada di Terminal 3 Bandara Changi pada hari yang sama antara pukul 19.48 hingga 20.49 malam waktu setempat.

Kasus 59340 dan 59351 adalah pasangan suami istri warga negara Singapura, sedang 59028 adalah warga Korea Selatan pengantar makanan kemasan kepada awak pesawat dan tamu hotel.

Otoritas akan menggelar uji diagnostik terhadap staf yang bekerja pada 31 Desember 2020 di Bandara Jewel Changi.

Otoritas juga akan mengetes pegawai toko dan restoran di Terminal 3 Bandara Changi.

Virus SARS CoV-2 varian B117 pertama kali dilaporkan di Inggris pada November tahun lalu dan kini telah menyebar ke lebih dari 60 negara.

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar