--> -->

Selama Pandemi, Pelaku Usaha Pariwisata di Kabupaten Bandung Baru Mendapat Bantuan Sembako

  Kamis, 28 Januari 2021   Budi Cahyono
[ilustrasi] Pariwisata di Kabupaten Bandung sepi dari pengunjung saat pandemi (Ayobandung/Kavin Faza)

AYO BACA : Selama Pandemi, Kawasan Wisata Gunung Puntang Berlakukan Prokes Ketat

AYO BACA : Terdampak Pandemi, Angka Kunjungan Wisata ke KBB Merosot 40%

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Sektor Pariwisata menjadi yang paling terpukul akibat pandemi covid-19. Namun bantuan yang diberikan masih sangat minim.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Yosep Nugraha mengatakan, adanya pandemi memberi dampak signifikan terhadap pendapatan sektor pariwisata.

"Kunjungan wisatawan jadi berkurang dan berdampak juga pada hotel dan restoran," tutur Yosep, Rabu (27/1/2021).

Hampir selama satu tahun, aktivitas wisata di Kabupaten Bandung mengalami penurunan kunjungan,  bahkan beberapa bulan sempat ditutup, sehingga secara otomatis mengurangi pendapatan.

Walau demikian, bantuan yang diberikan masih minim. Bahkan kata Yosep, selama 2020, bantuan yang diberikan baru berupa sembako bagi karyawan pariwisata.

"Kami pernah mendapatkan antara 4.000-5.000 paket yang dibagikan, itu bentuknya sebagai kerahiman. Hanya satu kali," katanya.

Begitu pun dengan bantuan hibah hotel dan restoran dari Kemenparkraf, menurut Yosep, sampai sejauh ini pihaknya belum menerima informasi resmi adanya hotel dan restoran di Kabupaten Bandung mendapat hibah tersebut.(Mildan Abdalloh)

AYO BACA : Pendakian Gunung Semeru Ditutup hingga Maret 2021, 4.736 Pendaki Lakukan Jadwal Ulang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar