>

DKI Tambah 3 Mobile Lab PCR, Layani Tes dari Tanah Abang hingga Kramat Jati

  Jumat, 29 Januari 2021   Aini Tartinia
Pemprov DKI bersama Human Initiative luncurkan 3 unit mobile lab/dok: beritajakarta.id

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menambah 3 lab PCR dalam bentuk mobile lab untuk melakukan uji sampel hasil tes PCR. Tambahan mobile lab PCR ini merupakan mobile lab Biosafety Level (BSL) 2.

Penambahan lab PCR ini merupakan hasil kerja sama dengan Human Initiative yang menggandeng Nama Foundation dan Ai Labs yang terjalin melalui Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB).

AYO BACA : Tembus 1 Juta Kasus Covid-19, Satgas Respons Usulan Pakar Epidemiologi Soal Lockdown Pulau Jawa

"Kita bersyukur siang ini kita menyaksikan penyerahan 3 Mobile Labs yang nantinya akan dimanfaatkan dalam ikhtiar kita memotong rantai penyebaran Covid-19," ujar Anies dalam Siaran Pers PPID DKI, Kamis (28/1/2021).

Program mobile lab ini sudah berlangsung sejak kick off pada Juni 2020 lalu. Menurut Anies, keputusan untuk membuat mobile lab tepat, karena Jakarta harus terus meningkatkan kapasitas testing dan tracing secara efektif dan efisien untuk menekan penyebaran Covid-19.

AYO BACA : Update Covid-19 Jabar: Rekor Lagi, Kota Bogor Sumbang Kasus Terbanyak

"Keputusan untuk memilih membuat mobile labs ini sangat tepat. Kenapa, karena kita ingin memotong rantai penularan Covid-19 dengan mengetahui siapa yang tertular dan siapa yang tidak, yang kita test adalah orang yang memiliki riwayat kontak atau bergejala dan ketika kita melakukannya kita perlu kapasitas tes yang tinggi," jelasnya.

Mobile lab PCR BSL 2 ini dapat mengeluarkan hasil tes hanya dengan estimasi waktu 4 jam/sampel pasien. Hasil pengecekan dapat diketahui oleh pasien paling lambat 1x24 jam.

Adapun, ketiga mobile lab ini akan melakukan sampel tes dari hasil swab di RSUD Tanah Abang, Puskesmas Tanah Abang dan sekitarnya, RSUD Koja, Puskesmas Koja dan sekitarnya, RSUD Budi Asih, Puskesmas Kramat Jati dan sekitarnya. Sekaligus melayani pemeriksaan sampel swab untuk follow up pasien perawatan di RSUD tersebut, serta tracing kontak erat pasien Covid-19 yang dilaksanakan Puskesmas yang berada di wilayah setempat.

Selain itu mobile lab ini juga akan sangat berguna untuk keperluan medis lainnya, seperti riset biologi, pengujian klinis, dan bahkan analisis untuk epidemi Hi-Risk virus seperti A-H1N1 Swine Flu, H5N1 AVIAN Flu/Bird Flu, FMD, TB, Salmonella dan lain sebagainya.

AYO BACA : Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Kembali Cetak Rekor!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar