Menjajal Performa Yamaha WR 155 di Masa Pandemi Covid-19

  Selasa, 02 Februari 2021   Budi Cahyono
Influencer otomotif Muhamad Aldi Maulana saat menjajal performa Yamaha WR 155. (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Pandemi Covid-19 membatasi setiap orang untuk berkegiatan di luar rumah. Terlebih saat ini masih dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Tak terkecuali Muhamad Aldi Maulana (@muhaldilana), influencer otomotif yang harus menahan keinginannya berpergian jauh dengan motor Yamaha WR 155.

AYO BACA : Awal Tahun 2021, MX King 150 Warna Baru Meluncur

Ia mengakui kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menjalani hobi otomotifnya dengan sepenuh hati.

"Tadinya mau mengendarai Yamaha WR 155 ke daerah puncak, tapi karena masih dalam masa PSBB jadi ditahan dulu," jelas Aldi.

Selama masa pandemi, Aldi mencoba selalu mematuhi protokol kesehatan dan anjuran pemerintah. Terlebih jika ia diharuskan untuk ke luar rumah dan bertemu dengan sesama rider.

Penting untuk selalu mematuhi prokes, seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, dan selalu menjaga jarak saat berkumpul dengan rider lain.

Aldi pun tidak memungkiri, terkadang para rider lupa untuk menerapkan prokes dengan benar. Padahal, lalai menjalankan prokes bisa berdampak sangat luas.

"Biasanya para rider suka lupa kalau lagi kumpul. Suka dekat-dekatan. Kita kan harus mengutamakan jaga jarak. Biar kita tetap terjaga kesehatannya, agar kesehatan keluarga di rumah juga terjamin," ujarnya.

Menurut pemilik apparel @yakinjay ini, bukan hanya kesehatan keluarganya yang utama. Kenyamanan juga jadi hal yang perlu diperhatikan. Termasuk saat membawa keluarganya berkendara menggunakan Yamaha WR 155.

Yamaha WR 155R menjadi pilihan tepat bagi para adventurer. Memiliki tagline The Real Adventure Partner, Yamaha WR 155R hadir dengan beragam keunggulan dari segi desain, fitur, maupun performa yang menjadikannya sebagai motor sport adventure terbaik di kelasnya.

Keunggulan tersebut memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan baik untuk berkendara harian maupun mendukung hobi berpetualang sang pengendara dalam mengeksplorasi beragam tempat indah melalui perjalanan yang menantang.

Yamaha WR 155R tampil dengan berbagai keunggulan. Desain yang keren, fitur yang lengkap, serta performa mesin yang prima dan bertenaga menjadikan motor ini cocok dibawa berpetualang di segala kondisi. Baik on road maupun off road.

AYO BACA : Keren Bro! Yamaha Rilis All New Aerox 155 Connected MotoGP Edition

"Selama saya pakai Yamaha WR 155, suspensinya benar-benar nyaman. Contohnya saat sedang melintasi rel kereta, tidak terasa keras sama sekali. Benar-benar nyaman," ungkap Aldi.

Laki-laki yang kini sedang menggeluti bisnis Betta Fish ini juga memiliki pengalaman unik saat mengenalkan Yamaha WR 155 pada temannya.

"Teman sempat mengira kalau Yamaha WR 155R ini berat dan sangat tinggi. Setelah menjajal motor ini ternyata komentarnya langsung berubah. WR terasa nyaman, ringan, dan tidak terlalu tinggi seperti yang dia duga," terangnya.

Yamaha WR 155R berkapasitas 155 cc, SOHC, liquid cooled, 4 langkah dengan teknologi VVA yang membuatnya memiliki daya maksimal 16,7 hp/10.000 rpm dan torsi 14,3 Nm / 6.500 rpm.

Ia juga sudah dilengkapi dengan sistem transmisi manual 6 percepatan, unggul dibanding para pesaingnya yang hanya memiliki 5-speed.

 "Jangan lihat penampilannya dari luar, tapi langsung dirasakan betapa nyamannya mengendarai Yamaha WR 155," pungkas Aldi.  

Akselerasinya yang mumpuni, bobot yang ringan, serta tarikannya yang bertenaga namun tetap irit menjadikan motor ini terbaik di kelasnya. Aldi pun mengaku puas dengan perjalanannya mengendarai Yamaha WR 155.

Memberikan pengalaman berkendara yang tidak terlupakan, baik perjalanan sehari-hari ataupun perjalanan menantang. Yamaha WR 155R pilihan tepat bagi para petualang.

AYO BACA : Mau Servis Motor Yamaha Anda di Rumah? Cek Instagram Yamaha Jabodetabek

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar