>

9 Tempat Ini Bisa Digunakan untuk Isolasi Mandiri OTG Covid-19 di Jakarta

  Selasa, 02 Februari 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi ruang isolasi pasien Covid-19 (kotabogor.go.id)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah hotel dan wisma sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 tanpa gejala. Sedikitnya, sudah ada sembilan lokasi hotel dan wisma yang sudah memenuhi syarat sebagai lokasi isolasi mandiri.

"Bagi pasien tanpa gejala dapat melakukan isolasi mandiri dengan syarat mendapatkan rujukan dari Puskesmas," tulis akun Instagram Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Jakarta @disparekrafdki yang dikutip Selasa, (2/2/2021).

Adapun, lokasi hotel atau wisma untuk isolasi mandiri bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala yaitu, Hotel Ibis Senen, Hotel Grand Asia Jakarta, Hotel U-stay Mangga Besar, Hotel Twin Plaza, Hotel Ibis Style Mangga Dua, Graha Wisata Ragunan, Graha Wisata TMII, Wisma Atlet Tower 8 Pademangan, dan Wisma Atlet Tower 9 Pademangan.

"Pasien Covid-19 yang diperiksa di puskesmas tanpa gejala bisa langsung dirujuk di tempat isolasi yang telah disediakan tersebut," ujar Disparekraf DKI.

AYO BACA : Mau Renovasi, Ini Daftar 11 Halte Transjakarta yang Bakal Ditutup Sementara

Diketahui sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membeberkan kondisi dari ruang isolasi pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit di DKI Jakarta. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, kondisi ketersediaan tempat tidur isolasi per 24 Januari 2021, hanya menyisakan 14%.

Adapun prosentase rincian tersebut adalah dari sebanyak 8.055 tempat tidur, sebanyak 6.954 telah terisi. Hal ini membuat Pemprov DKI Jakarta menyiapkan rencana untuk menambah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 1.941 tempat tidur. Sehingga, kata Widyastuti, total tempat tidur isolasi nantinya sebanyak 9.996 tempat tidur.

“Hal yang sama juga terjadi pada ICU kita, di mana kapasitas ICU kita telah terisi sebesar 84 persen dengan jumlah 1.097 tempat tidur ICU dan telah terpakai 921 tempat tidur ICU. Kami juga nantinya akan menambah kapasitas ICU hingga 1.362 tempat tidur ICU,” paparnya pada Minggu (24/1/2021).

Dia menjelaskan penambahan fasilitas kesehatan dan para tenaga kesehatan di Jakarta memang akan terus dilakukan guna menekan angka kematian serta meningkatkan angka kesembuhan.  

Selain itu, Widyastuti menjelaskan per 24 Januari 2021, dari total kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 221.567 dengan tingkat kesembuhan 88,7%, dan total 4.024 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%

AYO BACA : AHY Diminta Ungkap ke Publik Dalang Dibalik Dugaan Kudeta Partai Demokrat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar