>

Daratan DKI Jakarta Zona Merah! Hanya Tersisa Kepulauan Seribu yang ‘Paling Aman’ dari Persebaran Covid-19

  Selasa, 02 Februari 2021   Icheiko Ramadhanty
Zona merah Covid-19. (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) membeberkan data terakhir per 31 Januari 2021 tentang zona risiko penyebaran Covid-19 di Indonesia. Berdasarkan situs covid19.go.id, Ibu Kota mencatatkan lima wilayahnya yang masuk zona merah atau risiko tinggi dari total enam wilayah DKI Jakarta.

Zona merah tersebut terjadi di seluruh wilayah daratan DKI Jakarta, yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. Sisanya yaitu Kepulauan Seribu, memiliki status zona oranye atau risiko sedang.

Adapun, status zona merah maupun oranye itu berdasarkan perhitungan indikator-indikator kesehatan masyarakat. Di mana, peta zonasi risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.

Indikator-indikator yang digunakan adalah sebagai berikut:

INDIKATOR EPIDEMIOLOGI:

1) Penurunan jumlah kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak

2) Penurunan jumlah kasus suspek pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak

AYO BACA : Soal PPKM Tidak Efektif, Wagub DKI Setuju Pendapat Jokowi

3) Penurunan jumlah meninggal kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak

4) Penurunan jumlah meninggal kasus suspek pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak

5) Penurunan jumlah kasus positif & probable yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak

6) Penurunan jumlah kasus suspek yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak

7) Persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif & probable

8) Laju insidensi kasus positif per 100,000 penduduk

9) Mortality rate kasus positif per 100,000 penduduk

AYO BACA : Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tahap 2 Tiba di Indonesia

10) Kecepatan Laju Insidensi per 100,000 penduduk

INDIKATOR SURVEILANS KESEHATAN MASYARAKAT

1) Jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir

2) Positivity rate rendah (target ≤5% sampel positif dari seluruh orang yang diperiksa)

INDIKATOR PELAYANAN KESEHATAN

1) Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS Rujukan mampu menampung s.d >20% jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS

2) Jumlah tempat tidur di RS Rujukan mampu menampung s.d >20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS

Selain itu, sumber data di atas didapat berdasarkan data kasus positif dan pemeriksaan laboratorium berdasarkan data surveilans Kementerian Kesehatan. 

Sumber lainnya juga didapat dari data pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Perawatan (PDP), dan kapasitas pelayanan rumah sakit didapatkan berdasarkan data rumah sakit online di bawah koordinasi Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

AYO BACA : Jumlah RW Zona Merah di DKI Melonjak Lagi, Jadi 67 RW, Ini Daftarnya (28 Januari)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar