--> -->

Pohon di Bogor Ini Dipercaya Bisa Bikin Hubungan Asmara Langgeng hingga Tutup Usia

  Rabu, 03 Februari 2021   Husnul Khatimah
Pohon Jodoh di kebun Raya Bogor (AyoBogor)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kebun Raya Bogor memiliki banyak cerita menarik. Salah satu yang paling populer adalah cerita jembatan putus cinta yang konon bisa membuat hubungan sepasang kekasih akan kandas jika melintasi jembatan berwarna merah itu.

Selain Jembatan Putus Cinta, cerita menarik lainnya adalah pohon jodoh. Bertolak belakang dengan jembatan putus cinta, pohon jodoh diceritakan dapat membuat hubungan sepasang muda-mudi yang mendatangi pohon akan berjodoh hingga tutup usia.

"Percaya atau tidak tapi di masyarakat ada cerita pohon jodoh yang katanya jika dua orang berbeda jenis kelamin datang kesana maka hubungan mereka akan awet atau berjodoh tapi benar atau tidak itu hanya mitos," ujar Petugas Penerangan Informasi Kebun Raya Bogor, Iteng Dayana saat berbincang dengan ayobogor.

Iteng menuturkan, cerita berawal dari sepasang muda-mudi yang dulu bertemu dan bercengkrama di bawah pohon jodoh. Di kemudian hari, mereka berdua akhirnya mengikatkan janji suci di pelaminan dan tak terpisahkan hingga akhir hayat mereka.

AYO BACA : Dijuluki Kota Hujan, Seberapa Sering Turun Hujan di Bogor ?

Cerita selanjutnya menjelaskan, disebut pohon jodoh karena adanya dua pohon yang perawakannya hampir mirip dan tumbuh berdampingan sehingga seolah-olah terlihat seperti pasangan. Pohon itu pun, disebut memiliki jenis kelamin yang berbeda yakni laki-laki dan perempuan.

"Kedua pohon itu sebenarnya memiliki jenis yang berbeda walaupun terlihat kembar. Yang disebut pohon wanita itu pohon beringin putih dan dan pohon meranti tembaga yang berwarna hitam itu disebut sebagai laki-laki," ujar Iteng.

Lebih lanjut Iteng mengatakan, adanya cerita mitos itu menjadi penambah daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung ke Kebun Raya karena rasa penasaran yang mereka miliki dan keinginan untuk melihat secara langsung seperti apa pohon jodoh itu.

"Terlepas dari mitosnya benar apa tidak cerita ini jadi daya tarik pengunjung, setiap kali saya lihat sering banyak pengunjung yang mendatangi pohon itu dan berfoto-foto disana atau hanya bersantai-santai di bawah pohon," ujar pria yang telah 32 tahun mengabdikan diri bersama Kebun Raya Bogor itu.

Ditambahkan, berdasarkan catatan sejarah kedua pohon telah memiliki usia yang sangat tua, pohon itu diperkirakan telah ada sejak tahun 1866. Kendati sudah tua namun kedua pohon masih terlihat sangat kokoh. Dengan usianya yang sangat tua itu pohon meranti dan beringin telah menjadi sebuah saksi bisu perkembangan Kebun Botani satu-satunya di Indonesia ini. Kedua pohon ini juga dianggap keberadaannya telah langka di tanah air sehingga menjadi tumbuhan yang dilindungi.

AYO BACA : Mitos Prasasti Batu Tulis, Berdoa di Sini Dipercaya Semua Permintaan Terkabul

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar