>

UN dan Ujian Kesetaraan Ditiadakan karena Covid-19, Ini 3 Syarat Kelulusan untuk Siswa!

  Kamis, 04 Februari 2021   Icheiko Ramadhanty
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. (dok Kemendikbud)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). Surat edaran itu diterbitkan Nadiem pada 1 Februari 2021 di Jakarta.

Dalam SE tersebut, alasan pemerintah meniadakan UN dan ujian kesetaraan tahun 2021 karena pandemi Covid-1 yang semakin meningkat. Dikeluarkannya kebijakan tersebut, maka UN dan ujian kesetaraan tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Lantas, bagaimana indikator seorang siswa dapat dinyatakan lulus oleh satuan pendidikan? Dalam SE itu, disebutkan ada tiga syarat peserta didik dinyatakan lulus dari satuan atau program pendidikan.

Berikut Ayojakarta merangkum tiga syarat yang dimaksud:

1.      Peserta didik menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor di tiap semesternya

2.      Peserta didik memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik

3.      Peserta didik mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Ujian yang dimaksud dalam syarat nomor tiga yaitu ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk portfolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap/perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil perlombaan, dan sebagainya).

Bentuk lainnya yaitu berupa penugasan, tes secara luring atau daring dan/atau bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar