>

Kendal Tergenang Banjir, Jalur Jakarta ke Semarang Tersendat

  Minggu, 07 Februari 2021   Budi Cahyono
Jalur pantura Kendal, Jawa Tengah terendam Minggu (7/2/2021). Akibatnya, jalur dari Jakarta ke Semarang dan sebaliknya tersendat serta tidak bisa dilewati kendaraan kecil. (AyoSemarang/edi prayitno)

KENDAL, AYOJAKARTA.COM -- Jalur pantura Kendal, Jawa Tengah  terendam banjir hingga 50 cm atau setengah meter, Minggu (7/2/2021).

Akibatnya kendaraan yang melintas baik arah Jakarta maupun Semarang tersendat harus berhati-hati. Banjir akibat luapan Kalibuntu dan curah hujan yang tinggi, selain menggenangi jalan pantura banjir merendam perkantoran.

Polisi harus bekerja keras mengatur lalu lintas agar kendaraan tidak terjebak banjir dan mengalami kerusakan karena jalan berlubang. Kendaraan dari arah barat maupun timur harus berjalan ekstra hati-hati menerjang banjir.

AYO BACA : Sempat Ditutup karena Tergenang, Bandara Internasional Ahmad Yani Kembali Beroperasi

Sejumlah kendaraan roda dua yang nekat menerobos banjir mengalami mogok dan harus dibantu petugas agar tidak menganggu arus lalu lintas.

Menurut warga ketinggian air di jalan pantura ini terus meninggi sejak Sabtu (6/2/2021) malam dan banyak kendaraan yang mengalami mogok.

“Hari Minggu ini air terus naik karena luberan dari Kalibuntu, jalan pantura jadi terendam,” ujar Imam, warga Kalibuntu.

AYO BACA : Pintu Air Depok Level Waspada, 26 Wilayah di Jakarta Waspada Banjir

Wakapolres Kendal Kompol Donny Eko Listiyanto mengatakan, jalur pantura yang terendam banjir sepanjang 400 meter dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.

“Kendaraan berat masih bisa melintas namun dengan hati-hati karena kondisi jalan rusak.  Sementara untuk kendaraan kecil diminta untuk putar arah dan dialihkan ke jalan tembus yang tidak terendam banjir,” jelasnya.

Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengurangi kemacetan panjang yang bisa saja terjadi akibat kendaraan yang mengalami mogok.

“Selain menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas juga disiagakan mobil derek untuk mengantisipasi kendaraan yang mengalami mogok dan terjebak banjir,” imbuh Wakapolres.

Selain merendam jalan, banjir akibat luapan Kalibuntu juga merendam sejumlah perkantoran. Mulai dari kantor Kodim 0715/Kendal, Koramil Kota Kendal, kantor KPU Kabupaten Kendal, Perhutani hingga sejumlah kantor perbankan.(Edi Prayitno)

AYO BACA : DKI Bangun Permanen Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin, Begini Fasilitasnya!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar