Kominfo Putus 2.859 Konten Ilegal Sepanjang 2020

  Senin, 08 Februari 2021   Adi Ginanjar Maulana
Kominfo Putus 2.859 Konten Ilegal Sepanjang 2020 (dok)

AYO BACA : Kominfo Pertimbangan Frekuensi 26 GHz Untuk Kandidat Implementasi 5G

AYO BACA : Kominfo Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sepanjang 2020 sudah melakukan takedown atau memutus 2.859 konten digital yang melanggar kekayaan intelektual.

Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan pemutusan konten digital yang melanggar kekayaan intelektual merupakan salah satu tindakan riil untuk mengedukasi masyarakat

"Sepanjang 2021 satu bulan lebih kami sudah memutus akses 360 konten yang melanggar kekayaan intelektual salah satunya hak cipta," katanya dalam Webinar Hari Pers Nasional (HPN), Senin (8/2/2021).

Untuk mencegah kembali konten digital yang melanggar hak cipta, pihaknya akan terus menggalakkan literasi digital kepada masyarakat. Sebab, hal ini merupakan aspek penting dalam pemanfaatan ruang digital yang positif dan produktif.

"Setiap orang memiliki kecakapan yang cukup di era disrupsi maupun mengelola konten-konten digital," paparnya.

Kominfo pun terus menggandeng Bareskrim Polri dalam penanganan konten yang melanggar hak cipta maupun hoaks. "Kami yang bekerja online, Bareskrim fisik," katanya.

Di samping itu, Kominfo akan untuk menciptakan regulasi yang mendukung ekosistem industri media keberlanjutan.

Ekosistem tersebut antara lain merujuk kepada UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE, Peraturan Pemerintah No 71 Tahun 2019 tentang PSTE, dan Peraturan Menteri Kominfo No 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat.

"Kementerian Kominfo membuka ruang untuk peningkatan kualitas regulasi dan ekosistem media melalui kerja sama dengan kementerian atau lembaga maupun stakeholder lainnya," paparnya.

AYO BACA : Kemenkominfo Sudah Blokir 980 Ribu Situs Bermuatan Negatif

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar