--> -->

Aturan Ganjil-Genap Bogor, 4.720 Kendaraan Diputarbalik

  Senin, 08 Februari 2021   Budi Cahyono
Petugas gabungan dari Dishub Kota Bogor Satpol PP (dok Republika)

BOGOR, AYOJAKARTA.COM – Penerapan atiran ganjil-genap di Kota Bogor dalam dua hari terakhir ini telah memutarbalikkan 4.720 kendaraan, Minggu (7/2/2021).

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, data tersebut berdasarkan hasil laporan dari anggota di lapangan sejak pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB.

"Untuk kendaraan roda empat ada 2.515 kendaraan, dan roda dua ada 2.205 kendaraan yang kami putar balikkan," kata Susatyo ketika dikonfirmasi, Senin (8/2/2021).

AYO BACA : Ganjil-Genap di Kota Bogor, Bima Arya Klaim Bisa Mengurangi Mobilitas Warga

Susatyo mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan ganjil-genap selama dua hari, diketahui ada tiga titik sekat statis yang akan dipindahkan. Ketiganya dinilai tidak efektif dalam menyeleksi kendaraan.

"Ada tiga titik sekat statis yang dipindahkan berdasarkan evaluasi kemarin, karena banyak ruas jalan yang tidak efektif menyeleksi kendaraan," kata Susatyo.

Sedangkan, lanjut Susatyo, berdasarkan laporan dari tim yang melakukan pemantauan secara dinamis, atau berkeliling di ruas jalan Kota Bogor, terdapat pengurangan pengunjung di sejumlah tempat perdagangan, wisata, dan kuliner. "Terdapat pengurangan yang cukup signifikan untuk tempat perdagangan, kuliner dan wisata," ujarnya.

AYO BACA : Ayu Ting-Ting Kepergok Langgar Ganjil-Genap Bogor, Mobil Diputar Balik Petugas

Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay mengatakan, jumlah pengunjung hotel dan restoran di Kota Bogor mengalami penurunan dengan adanya ganjil-genap pada akhir pekan lalu.

Yuno memerinci, jumlah penurunan pengunjung restoran mencapai 50 persen. Sedangkan hotel, mencapai 25 persen. “Kalau jumlah sih masih ribuan, cuma menurun. Penurunan pengunjung resto hingga 50 persen, dan hotel 25 persen,” paparnya.

Untuk itu, Yuno mengatakan, PHRI berencana  meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mengevaluasi terkait kebijakan ganjil-genap. Terutama pada long weekend libur Hari Raya Imlek pada Jumat (12/2) yang akan datang. “Rencana mau minta dievaluasi lagi sih, dicek lagi tepat apa nggaknya,” tutur Yuno.

Yuno mengatakan saat ini terdapat sekitar 100 hotel dan 700 restoran di Kota Bogor.

AYO BACA : Ganjil-Genap Bogor, Kendaraan Tak Sesuai Aturan Bakal Diputar Balik

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar