--> -->

Pemerintah Klaim Keterisian Tempat Tidur Covid-19 Turun karena PPKM Jawa-Bali

  Senin, 08 Februari 2021   Icheiko Ramadhanty
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/ dok BNPB

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan evaluasi dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali. Kendati, dia mengaku bahwa kebijakan tersebut belum menunjukkan hasil yang besar, namun terlihat adanya perbaikan.

Dia mengklaim bahwa keterisian tempat tidur ruang isolasi dan ICU di rumah sakit terjadi penurunan. Wiku membeberkan ada dua hal yang menurutnya menjadi penyebab keterisian tempat tidur berkurang selama PPKM berlangsung.

AYO BACA : Melanggar PPKM, Kutabex JV Food di Tambora Disegel

“Satu, pengurangan dalam hal jumlah yang berkurang. Di sisi lain pemerintah melakukan penambahan tempat tidur rumah sakit rujukan khusus Covid-19,” ujar Wiku dalam pernyataan persnya, Senin (8/2/2021).

“Dengan demikian sekarang sudah mulai menurun akibat adanya PPKM,” lanjutnya.

AYO BACA : Jumlah RW Zona Merah di DKI Catat Lagi Rekor Tertinggi, 82 RW, Ini Daftarnya

Selain itu, Wiku juga mengatakan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mulai melandai meskipun tidak drastis. Dia menegaskan bahwa pemerintah memastikan pelaksanaan PPKM di wilayah Jawa-Bali harus lebih ditegakkan, terutama kaitannya dengan kedisiplinan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, sebelumnya Wiku mengakui bahwa jumlah kasus positif Covid-19 cenderung meningkat dari mulai akhir tahun 2020 hingga Januari 2021. Hal ini karena adanya liburan akhir tahun dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

Oleh karena itu pemerintah memberlakukan PPKM Jawa-Bali untuk yang pertama kalinya pada 11 hingga 25 Januari 2021. Kebijakan ini kemudian diperpanjang hingga 8 Februari 2021. 

AYO BACA : Fraksi Gerindra Temukan Kejanggalan Vaksinasi Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar