--> -->

Kevin Sanjaya cs Fokus Latihan Jelang Turnamen Eropa

  Jumat, 12 Februari 2021   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Skuad ganda putra Indonesia sudah kembali berlatih di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Enam pasangan andalan sudah disiapkan untuk tur kejuaraan di Eropa bulan Maret mendatang, termasuk kembalinya pasangan nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Selain Marcus/Kevin, lima pasangan lainnya adalah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Dijelaskan kepala pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi bahwa fokus latihan anak asuhnya saat ini adalah meningkatkan daya tahan otot, baik tangan maupun kaki.

“Yang ke Eropa itu kan ada tiga turnamen, Swiss, Jerman, dan All England. Belajar dari Asia Leg kemarin memang kita kekurangan daya tahan ototnya. Jadi program di minggu pertama ini lebih ditekankan kepada peningkatan daya tahan otot, baik tangan maupun kaki,” ucap Herry kepada Humas dan Media PP PBSI, Kamis (11/2/2021).

Terkait strategi pengiriman, Herry IP menyebutkan bahwa dia memang sengaja memasang tiga pasangan andalan, yaitu Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, dan Fajar/Rian hanya untuk dua kejuaraan di Jerman Terbuka Super 300 dan All England.

Namun sayangnya, Asosiasi Badminton German baru saja mengumumkan pembatalan turnamen German Open Super 300 tadi malam, (11/2/2021). Pembatalan turnamen tersebut lantaran tingkat penyebaran Covid-19 yang masih tinggi dan pemberlakuan lockdown di German.

Pelatih yang dijuluki coach naga api itu membeberkan persiapan dari ketiga pasang andalannya, yaitu Kevin/Marcus, Fajar/Rian, dan Hendra/Ahsan.

“Secara persiapan, untuk Ahsan/Hendra dan Kevin/Marcus juga Fajar/Rian menurut saya agak berbeda. Kalau Ahsan/Hendra saya hanya menjaga kondisinya agar tidak ada cedera, peningkatkan mungkin bisa tapi tidak signifikan," ujar Herry.

"Untuk Kevin/Marcus dan Fajar/Rian selain daya tahan, kondisi fisik juga harus ditingkatkan. Marcus/Kevin kan sudah satu tahun tidak bertanding. Jadi perlu untuk kembali merasakan aura pertandingan," sebutnya.

"Begitu juga Fajar/Rian yang touch-nya sempat hilang, harus segera menemukan kembali. Makanya saya turunkan mereka di Jerman,” tambah pelatih kelahiran Pangkalpinang ini.

Dalam kesempatan yang sama, Herry IP juga menegaskan bahwa dia belum mau memasang target yang terlampau tinggi bagi tiga pasangan muda, yaitu Carnando/Marthin, Kusumawardana/Rambitan, dan Maulana/Fikri, walau mereka tampil apik di Thailand.

“Leo/Daniel, Pram/Yeremia, dan Bagas/Fikri harusnya belum ada tekanan karena kalahpun tidak ada masalah. Untuk mereka yang terpenting sekarang adalah jam terbang dan menambah pengalaman melawan pemain top dunia," katanya.

Herry mengungkap dia masih ingin melihat sejauh mana mereka bisa berkembang. Dia mengatakan masih terlalu dini dan terlalu besar harapan untuk pasangan muda itu jika dipasang target.

"Bisa main di level atas seperti ini saja sudah bagus, jadi bisa menambah poin dan memperbaiki peringkat,” tegas Herry.

“Tetapi, secara garis besar, pola bermain tiga pasangan muda ini sudah benar, sudah bagus, dan sudah sesuai dengan apa yang saya harapkan walaupun masih banyak yang harus diperbaiki,” pungkas dia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar