>

Pelantikan Gibran Molor, Gubernur Jateng Tunjuk Sekda Solo Jadi Plh Wali Kota

  Rabu, 17 Februari 2021   Budi Cahyono
Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa saat jumpa pers di Posko Pemenangan di Manahan, Kota Solo, Rabu (9/12/2020). (dok)

SOLO, AYOJAKARTA.COM – Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengakhiri jabatan sebagai wali kota pada Rabu (17/2/2021), pukul 00.00 WIB. Sementara itu, wali kota terpilih Gibran Rakabuming Raka masih menunggu waktu pelantikan bersama wakil wali kota terpilih Teguh Prakosa.

Selama menunggu masa pelantikan tesebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo resmi menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta, Ahyani sebagai pelaksana harian (Plh) Wali Kota Surakarta.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 131/0002748 Tahun 2021 tanggal 16 Februari 2021 tentang Penunjukan Pelaksana Harian Bupati dan Wali Kota di Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau proses vaksinasi di RSUD Batang, Rabu (17/2/2021). Ganjar mengatakan, proses pelantikan rencananya digelar tanggal 25 Februari atau 26 Februari mendatang.

"Sudah ada ketentuannya, sudah kami siapkan nanti tanggal 25 atau 26. Nanti kami gelar secara virtual," kata Ganjar.

AYO BACA : Pilkada Solo: Unggul Perhitungan Cepat Internal, Gibran Sebut Tak Ada Selebrasi

Disinggung keterisian jabatan di 21 Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada Serentak, Ganjar mengatakan sudah menunjuk pelaksana harian (Plh). Ketetapan terkait penunjukan pelaksana harian sudah ia teken beberapa waktu lalu.

"Plh sudah, sudah saya teken semuanya. Tinggal jalan," ucapnya.

Akan tetapi, Ganjar mengatakan ada beberapa daerah yang tidak perlu ditunjuk pelaksana harian. Sebab, masa jabatan Bupati/Wali Kota di daerah itu masih belum berakhir.

"Ada beberapa yang memang masa jabatannya belum selesai. Kalau belum selesai, ya kita tunggu. Kecuali dia ikhlas masa jabatannya dimajukan, kayaknya enggak ya," tuturnya.

Mengurusi Masalah Normatif

AYO BACA : Konflik Keraton Surakarta, Wali Kota Minta Gibran Tak Ikut Campur

Menanggapi Surat Keputusan Gubernur Jateng tersebut, Sekda Surakarta Ahyani membenarkan telah resmi ditunjuk menjadi Plh Wali Kota Solo. Ia menjelaskan penunjukan Plh dilakukan karena Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa belum dilantik.

"Ya benar ada Surat Keputusan Gubernur Jateng yang mengangkat saya menjadi Plh Wali Kota Solo," ujar Sekda Solo, Ahyani, Rabu (17/2/2021).

Ahyani mengatakan jabatan Plh hanya mengurusi masalah yang normatif tidak sampai ranah keputusan berkaitan pengeluaran anggaran APBD dan pengesahan produk hukum Perda stop.

"Penandatanganan pencairan gaji ASN itu ranah kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Plh tidak boleh tandatangan. Termasuk roda pemerintahan, setiap OPD sudah memiliki program kerja masing-masing," terang dia.

Dia menambahkan, sesuai aturan UU jabatan Plh hanya berlaku selama sepekan. Setelah itu Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dilantik. Namun, kalau dalam sepekan belum ada pejabat definitif, Gubernur Jateng harus mengangkat seorang pejabat (PJ) Wali Kota Surakarta.

Sementara itu, sebelumnya Gibran tidak mempersoalkan mundurnya jadwal pelantikan. Ia mengatakan, pihaknya mendapat kabar pelantikan Wali Kota Surakarta pada akhir Februari ini, bukan tanggal 17 Februari.

“Yang jelas untuk mengisi sebelum dilantik ini kita fokus dulu di kegiatan-kegiatan kemanusiaan,” ucap dia saat ditemui pada perayaan Hari Pers Nasional (HPN), Kamis (11/2/2021).

AYO BACA : Menjelang Pelantikan, Teguh Prakosa: Saya Akan Saling Mengisi Bersama Mas Gibran

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar