--> -->

Komplotan Bocah Pencuri Buku di Tasikmalaya, Hasil Curian untuk Game Online

  Kamis, 18 Februari 2021   Budi Cahyono
Kapolsek Cihideung Kompol Zenal Muttaqin melakukan pembinaan terhadap anak-anak pelaku pencurian buku paket sekolah SDN 2 Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Kamis (18/2/2021). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

AYO BACA : Bocah Belasan Tahun di Kota Tasik Berkomplot Curi Buku Sekolah, Polisi Tangkap 11 Pelaku

AYO BACA : Kena Kasus Narkoba, Ini Penampakan Jennifer Jill Berbaju Tahanan

TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM --  Kapolsek Cihideung Kompol Zenal Muttaqin mengatakan, buku paket sekolah yang dicuri oleh komplotan bocah belasan tahun di SDN 2 Tugujaya, Jalan Mayor SL Tobing, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, jumlahnya mencapai 1,5 kuintal.

Para pelaku mencuri buku-buku paket untuk kelas 1 dan 2 pada Minggu (14/2/2021). Pencurian buku dilakukan sebanyak 3 kali dengan cara bersama-sama. Mereka memiliki peran masing-masing, ada yang betugas mengambil buku di sekolah dan menjualnya ke tukang rongsok atau buku bekas.

"Jadi buku-buku hasil curian itu dijual ke tukang rongsok. Hasil pencurian pertama buku para pelaku mendapatkan uang sebesar Rp50.000, pencurian buku ke 2 sebesar Rp150. 000, dan pencurian buku ke 3 sebesar Rp. 400.000, sehingga totalnya Rp600. 000," ujar Zenal, Kamis (18/2/2021).

Menurutnya, buku hasil curian dijual per kilogram dengan harga Rp 2.500 per kilogram-nya. Uang hasil penjualan buku dibagi-bagi kepada semua pelaku.

"Uangnya dipakai untuk maen game online di warnet," ucapnya.

Ia menuturkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku dan memanggil para orang tuanya. Lantaran usia para pelaku masih di bawah umur sehingga permasalahan ini akan dimusyawarahkan dengan pihak sekolah.

"Kami juga panggil pihak sekolah untuk menyelesaikan permaslahan ini. Karena pelaku ini masih anak-anak, kami  akan berikan pembinaan terhadap anak-anak dan para orang tuanya, dan membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan yang sama," tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 11 bocah SD dan SMP di Kota Tasikmalaya diamankan Polsek Cihideung Polresta Tasikmalaya lantaran melakukan aksi pencurian buku paket sekolah di SDN 2 Tugujaya, Jalan Mayor SL Tobing, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu (17/2/2021).

Kapolsek Cihideung Kompol Zenal Muttaqin mengatakan, aksi pencurian buku paket di SDN 2 Tugujaya terjadi pada Minggu (14/2/2021). Mereka masuk ke lingkungan sekolah dan masuk ruangan sekolah melalui jendela.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat ada anak-anak yang tertangkap warga lantaran mencuri buku sekolah. Ada 4 orang yang telah diamankan oleh warga," ujar Zenal, Kamis (18/2/2021).

Menurutnya, semula pelaku yang diamankan hanya 4 orang. Namun, dari hasil pemeriksaan dan pengembangan kasusnya, dapat diamankan kembali sebanyak 7 orang sehingga jumlahnya menjadi 11 orang.

"Semuanya diamankan tadi malam. Usia para pelaku ini masih belasan tahun dan berstatus pelajar SD dan SMP," ucapnya. (Heru Rukanda)

AYO BACA : Vaksin Helena Lim, Ombudsman Jakarta Raya: Dugaan Potensi Pemalsuan Dokumen

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar