>

Menolak Jabatan Mensos dan Wamen PUPR, Rudy Pilih Jadi Tukang Las

  Kamis, 18 Februari 2021   Budi Cahyono
FX Hadi Rudyatmo, memulai aktivitas pertama usai purnatugas sebagai Wali Kota Solo di lingkungan kediamannya sebagai tukang las, Kamis (18/2/2021). [Suara.com/dok]

SOLO, AYOJAKARTA.COM – Mulai 18 Februari 2021, pukul 00.01, FX Hadi Rudyatmo tidak lagi menjabat Wali Kota Surakarta. Dia purna per tanggal 17 Februari untuk selanjutnya diteruskan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Hari pertamanya tidak menjabat wali kota, Rudy, sapaan karibnya memilih menekuni hobi yang lama ditinggalkannya, yakni jadi tukang las.

Di bengkel lasnya yang berada di kawasan Pucangsawit, tangan Rudy masih terlihat ringan mengaplikasikan ilmu yang pernah didalaminya sebelum menjabat wali kota dua periode terseut.

AYO BACA : AHY: Presiden Jokowi Tak Tahu Anak Buahnya Terlibat Kudeta Demokrat

"Sudah 20 tahun saya enggak pegang las, tapi masih bisa atau tidak bisa dilihat. Ini bukan pencitraannya ya," ungkap Rudy dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com.

"Sudah lama ndak ngelas, tapi ilmu itu tidak akan hilang. Ya nanti kalau ada proyek ngelas ya ngelas, atau kalau ada kayu yang bisa dimanfaatkan ya kita kerjakan. Yang penting mendapatkan uang halal," tuturnya.

Sedari awal, politikus PDI Perjuangan itu memang memilih terus mengabdi kepada masyarakat. Bahkan sejumlah posisi penting dan mentereng di jajaran pemerintah pusat sempat dia tolak.

AYO BACA : MAKI Temukan Lagi Aset di Solo, Diduga Terkait Korupsi Asabri

Seperti diketahui, Rudy mengaku pernah ditawari jabatan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun, ia menolak tawaran duduk di kursi Kabinet Indonesia Maju.

Tak hanya itu, sosok berusia 61 tahun itu juga dikabarkan sempat mendapat tawaran mengisi posisi Menteri Sosial (Mensos) sebelum akhirnya dijabat Tri Rismaharini.

Rudy mengaku tidak gila jabatan. Dia menolak tawaran itu lantaran untuk menjaga perasaan dan persahabatan dengan Wakil Wali Kota Surakarta, Achmad Purnomo.

“Saya tidak gila jabatan. Saya menjaga perasaan Pak Purnomo yang telah bersahabat selama delapan tahun dalam suka dan duka,” tutur sosok yang sempat menemani Joko Widodo kala menjadi Wali Kota Surakarta periode 2005-2012 tersebut.

AYO BACA : Pelantikan Gibran Molor, Gubernur Jateng Tunjuk Sekda Solo Jadi Plh Wali Kota

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar