Longsor Nganjuk: Evakuasi Rampung, Korban Terakhir Ditemukan

  Jumat, 19 Februari 2021   Budi Cahyono
Proses evakuasi di lokasi longsor Dusun Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (dok BPBD)

NGANJUK, AYOJAKARTA.COM -- Hampir sepekan proses evakuasi dan pencarian korban bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jatim berlangsung. Setiap harinya, tim SAR berhasil menemukan korban meninggal dunia (MD) dan selamat dalam insiden yang berlangsung pada Minggu (14/2/2021) malam kala itu.

Syukurnya, proses evakuasi dan penyisiran terhadap para korban rampung tepat pada Jumat (19/2/2021). Pasalnya, korban terakhir telah ditemukan oleh petugas.

Hal tersebut pun dibenarkan Kasi Operasi Kantor SAR SurabayaI Wayan Suyatna melalui keterangan tertulis yang diperoleh AyoSurabaya.com.

Dalam keterangan itu, Wayan menyebut seorang korban ditemukan di sektor A atau letaknya berada di sisi utara lokasi bencana pada Jumat (19/2/2021) pagi sekitar pukul 08.46 WIB.

Korban yang ditemukan dalam keadaan MD hari ini merupakan korban terakhir yang berhasil dievakuasi petugas.

"Darimun laki-laki berusia 80 tahun," sebut Wayan perihal identitas korban terakhir yang dievakuasi, Jumat (19/2/2021).

Dengan demikian, operasi pencarian hari ke-6 sudah rampung. Secara keseluruhan, proses evakuasi terhadap 21 korban bencana tanah longsor itu dinyatakan komplit dengan data spesifik; 21 orang tertimbun longsoran, 2 selamat dan 19 meninggal dunia.

Sebelumnya, bencana tanah longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi pada Minggu (14/2/2021) lalu sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk. 

Hingga Rabu (17/2/2021), total korban tertimbun longsor mencapai 21 orang. Hingga kini, masih ada 6 orang yang dalam proses pencarian. Sedangkan, 13 orang telah di temukan dalam kondisi meninggal dunia, 2 orang ditemukan dalam kondisi luka-luka, 18 orang mengalami luka saat menyelamatkan diri dari longsor telah dirawat di puskesmas setempat. 

Akibat kejadian itu, ada 54 Kepala Keluarga (KK) atau 186 jiwa yang terdampak. Sedangkan, 139 jiwa mengungsi di halaman SDN 3 Ngetos, Nganjuk, Jatim sampai saat ini. (Praditya)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar