>

Pendaftaran Prakerja Gelombang 12: Laman Prakerja.go.id Sering Gangguan, Banyak Peminat?

  Rabu, 24 Februari 2021   Eries Adlin
Pendaftaran Prakerja Gelombang 12: Laman Prakerja.go.id Sering Gangguan, Banyak Peminat?/ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah resmi merilis program bantuan Kartu Prakerja gelombang 12. Pendaftaran untuk calon peserta sudah dibuka mulai Selasa 23 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

Untuk gelombang 12 ini, kuota peserta yang ditetapkan oleh Pemerintah adalah sebanyak 600 ribu peserta. Secara keseluruhan, total peserta yang ditargetkan menerima bantuan melalui Kartu Prakerja sebanyak 2,7 juga orang.

Ayojakarta mencoba mengikuti mekanisme pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 di laman resmi program tersebut di www.prakerja.go.id. Tidak ada kesulitan saat Ayojakarta membuat akun di situs tersebut pada Rabu 24 Februari pukul 11.00 WIB.

Persoalan baru muncul ketika Ayojakarta hendak mengikuti proses lanjutan yakni verifikasi Nomor KTP dan Nomor Kartu Keluarga. Muncul keterangan seperti gambar di bawah ini:

Kemungkinan besar hal itu terjadi karena banyak orang yang mengakses laman www.prakerja.go.id secara bersamaan. Pasalnya, program Kartu Prakerja termasuk yang diminati masyaratak. Berdasarkan catatan Ayojakarta, setiap gelombang jumlah peserta yang mendaftar bisa lebih dari sejuta orang.

Untuk tahun ini, Pemerintah memberikan total angaran Kartu Prakerja 2021 sebesar Rp 20 Triliun. Sisanya, akan digunakan untuk Semester II Kartu Prakerja 2021.

Menurut pernyataan dari Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, semester I akan berakhir di bulan Juni. Pihaknya merencanakan bahwa pembukaan Kartu Prakerja semester I bisa selesai dalam 5 gelombang saja.

“Kalau kami membuka rata-rata 600 ribu peserta, maka kemungkinan bisa selesai dalam 5 gelombang,” ujar Louisa kepada Ayojakarta, Rabu (24 Februari 2021).

Terdapat perbedaan persyaratan pendaftaran antara Kartu Prakerja di tahun 2020 dengan Kartu Prakerja di tahun 2021. Jika pada 2020 Kartu Prakerja hanya mensyaratkan tiga syarat wajib untuk mendaftar, di tahun ini, setidaknya ada lima syarat wajib yang harus dipenuhi oleh peserta Kartu Prakerja 2021.

Tambahan syarat tersebut berupa syarat bahwa yang bersangkutan bukan merupakan penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah antara lain bansos dari Kementerian Sosial (DTKS), BSU, dan BPUM serta syarat dalam satu nomor KK hanya ada maksimal 2 penerima insentif Kartu Prakerja.

“Penerima Kartu Prakerja di tahun 2020 juga tidak dapat lagi mendaftar,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi persnya, Selasa (23/2/2021).

Adapun persyaratan dan ketentuan peserta Kartu Prakerja tahun 2021 antara lain:

1.       Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas (pencari kerja atau penganggur, lulusan baru, korban PHK, pekerja buruh atau karyawan, wirausaha)

2.       Tidak sedang mengikuti pendidikan formal

3.       Bukan penerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, dan BPUM

4.       Bukan TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/D, BUMN/D, dan lainnya

5.       Demi pemerataan, setiap KK dibatasi hanya 2 anggota keluarga yang dapat menerima Kartu Prakerja

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar