>

Kemensos Terjunkan Tagana untuk Mencari 2 Orang Hilang akibat Banjir Bekasi

  Kamis, 25 Februari 2021   Budi Cahyono
Mensos, Tri Rismaharini, mengunjungi korban banjir di Kabupaten Bekasi, Jabar. (Dok : Kemensos)

BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Dua orang dilaporkan hilang, yakni SM (35) dan anaknya berinisial EMK (4), warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, akibat banjir di Bekasi.

Keduanya merupakan korban perahu evakuasi korban banjir yang terbalik akibat sapuan arus kali Cilemahabang, Jawa Barat, Sabtu (20/2/2021).

Selain dukungan tersebut, Kemensos juga telah menyalurkan bantuan logistik dalam penanganan bencana banjir di kawasan yang sama. Total Kemensos telah menyalurkan bantuan senilai Rp1.820.854.480.

Selain tugas perbantuan, Tagana juga melaksanakan tugas pokok dalam penyaluran bantuan logistik dan aktivitasi dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas.

Ada empat dapur umum yang didirikan Kemensos, yakni DU Desa Sumbersari (Kecamatan Pebayuran), DU Kantor Kecamatan Cabangbungin, DU Kantor Kecamatan Babelan, dan DU Kantor Desa Sukadadi, Kecamatan Sukakarya.

Untuk DU Saung Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, dapat menyiapkan sebanyak 3000 nasi bungkus untuk pengungsi, setiap hari.

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini menyempatkan hadir di lokasi tanggul Sungai Citarum yang jebol di Kecamatan Pebayuran,  mendampingi Presiden Joko Widodo. Jebolnya tanggul merupakan salah satu penyebab terendamnya kawasan di sekitarnya.

Dalam kesempatan itu, presiden menemukan ada tiga titik yang jebol. Dari laporan yang didapat, Jokowi mengetahui, perbaikan sudah berjalan dua hari yang lalu. Untuk proses perbaikan, ia menargetkan maksimal selesai dalam dua hari.

"Perbaikan sudah berjalan sejak dua hari yang lalu. Dan saya targetkan selesai dalam dua hari lagi. Sehingga diharapkan bisa berfungsi normal kembali," kata Presiden.

Kepala Negara juga menyinggung soalnya adanya kerusakan pada rumah warga yang terdampak banjir. Setidaknya 30 rumah warga yang rusak dan Jokowi memastikan akan diperbaiki secepatnya.

Adapun dari total Rp1,3 miliar bantuan logistik, Kemensos menyalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa 3 truk bantuan logistik.

Truk 1 bantuan berisi makanan siap saji sebanyak 300 paket, makanan anak terdiri dari 210 paket, selimut sebanyak 90 lembar, Kasur sebanyak 50 buah, Kids ware sebanyak 50 paket, Tenda gulung 10 lembar. Total senilai Rp98.138.770.

Truk kedua berisi makanan siap saji sebanyak 300 paket, makanan anak sebanyak 210 paket, selimut sebanyak 100 lembar, kasur sebanyak 60 buah, kids ware sebanyak 80 paket, tenda gulung sebanyak 10 lembar. Total senilai Rp117.873.770.

Lalu pada truk ketiga, disalurkan bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 200 paket, makanan anak 150 paket, velbed sebanyak 50 unit, tenda serbaguna keluarga merah 5 unit, tenda gulung 50 lembar.

Total bantuan di truk ketiga sebesar Rp198.594.500. Sehingga total bantuan untuk tiga truk (Tahap l) sebesar Rp414.607.040.

Kemudian tahap kedual, Kemensos menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 2.500 paket, makanan anak sebanyak 1.050 paket, selimut sebanyak 500 lembar, kasur sebanyak 800 unit, matras 400 lembar, kids ware 400 paket, tenda gulung 250 lembar. Total senilai Rp977.185.050.

Perlengkapan Dapur Umum (Natura) sebesar Rp197.000.000; Peralatan Kebersihan 1.000 paket senilai Rp 161.000.000; dan Air mineral 3.000 botol @1.5 liter senilai Rp. 17.000.000.

Total bantuan tahap ll sebesar Rp. 1.352.185.050. Dengan demikian total bantuan pada tahap kedua sebesar Rp.1.766.792.090.

Kemudian ada juga bantuan kaos dan selimut dari Direktorat Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) sebesar Rp54.062.390, sehingga secara keseluruhan bantuan Kemensos sebesar Rp1.820.854.480.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar