>

Pria Ini Tewas Terbunuh Oleh Ayam Jagonya Sendiri, Bagaimana Bisa?

  Senin, 01 Maret 2021   Husnul Khatimah
Ilustrasi (Republika)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Polisi India mengatakan seorang pria di selatan negara itu tewas terbunuh oleh ayam jago peliharaannya sendiri. Peristiwa ini terjadi dalam pertandingan sabung ayam yang masih banyak digelar walaupun sudah dilarang pemerintah puluhan tahun yang lalu. 

Minggu (28/2/2021) Inspektur Polisi B Jeevan mengatakan pekan lalu, Thangulla Satish sedang mengikat pisau sepanjang 3 inchi di kaki ayam jagonya. Tiba-tiba ayam tersebut panik, loncat dan menyayat leher laki-laki berusia 45 tahun itu. Insiden ini terjadi di Desa Lothunur, Negara Bagian Telangana.

"Satish terkena pisau ayam jago di lehernya dan mulai mengalami pendarahan hebat," kata Jeevan, seperti dikutip ABC News.

Jeevan mengatakan Satish yang terluka saat sedang mempersiapkan ayamnya untuk diadu itu meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Jeevan menambahkan polisi sedang mengusut kasus ini dan mencari puluhan orang yang terlibat dalam penyelenggaran sabung ayam tersebut.

Bila terbukti bersalah penyelenggara sabung ayam dapat dihukum dua tahun penjara. Sabung ayam sesuatu hal yang biasa di Negara Bagian Telangana, Andhra Pradesh, Tamil Nadu dan Karnataka. Walaupun pemerintah India sudah melarangnya sejak 1960.

Kelompok pembela binatang sudah lama mendesak pemerintah mengendalikan praktik ilegal tersebut. Sabung ayam biasanya digelar di sebuah festival Hindu yang dihadiri ratusan hingga ribuan orang. Kegiatan sabung ayam kerap diadakan di bawah pengawasan politisi lokal yang berkuasa dan melibatkan banyak uang taruhan.  

Tahun lalu seorang pria tewas ketika lehernya terkena pisau yang diikat di kaki ayamnya dalam sebuah pertandingan sabung ayam di Andhra Pradesh. Pada 2010 lalu seorang pria di West Bengal tewas usai urat lehernya terpotong pisau ayamnya sendiri.

Menurut polisi ayam jago yang terlibat dalam peristiwa pekan lalu itu salah satu dari banyak ayam yang disiapkan untuk sabung ayam yang digelar dalam sebuah festival di desa Lothunur. Sebelum pertandingan pemilik mengikat pisau, pedang dan benda tajam lainnya ke kaki ayam mereka sebagai senjata untuk melukai ayam lawan. 

Pertandingan akan terus berlanjut hingga salah satu ayam mati atau kabur. Jeevan mengatakan yang dibawa ke kantor polisi sudah dipindahkan ke peternakan unggas setempat. "Kami mungkin akan memperlihatkannya ke hadapan pengadilan," katanya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar