>

Nomor Ponsel Berubah dan Baru? Ikuti 2 Cara Ini untuk Dapat Kuota Internet Gratis April 2021!

  Senin, 01 Maret 2021   Aini Tartinia
ilustrasi belajar online (dok Ayomedia)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kebijakan bantuan kuota internet gratis 2020 lalu mendapat respon positif dari masyarakat. Menindaklanjuti hal tersebut, di tahun 2021 ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melanjutkan program kuota internet gratis selama tiga bulan sejak Maret 2021.

Bagi penerima kuota internet gratis pada November 2020 hingga Desember 2020 yang nomor ponselnya masih aktif bakal otomatis menerima bantuan tersebut. Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim menjelaskan, bagi penerima yang nomor ponselnya berubah atau baru harus menjalani mekanisme lain.

"Bagi yang nomernya berubah atau belum menerima kuota sebelumnya, baru bisa menerima bantuan kuota pada April 2021," ujar Nadiem dalam siaran YouTube Kemendikbud RI, Senin (1/3/2021).

Tak perlu khawatir, begini syaratnya yang harus kamu ikuti sesuai arahan Mendikbud untuk mendapatkan kuota internet gratis 2021:

1. Calon penerima melapor kepada pimpinan satuan pendidikan sebelum April 2021 untuk mendapatkan bantuan kuota

2. Pimpinan atau operator satuan pendidikan mengunggah SPTJM untuk nomor ponsel yang berubah atau nomor ponsel baru pada http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id atau http://pddikti.kemdikbud.go.id (untung jenjang pendidikan tinggi).

Merujuk pada Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud No. 4 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Paket Kuota Data Internet Tahun 2021, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi untuk menerima bantuan kuota data internet pada tahun 2021.

1. Untuk peserta Didik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah syaratnya harus terdaftar di aplikasi data pokok pendidikan (dapodik) dan memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik, orang tua, anggota keluarga, ataupun wali.

2. Untuk mahasiswa, harus terdaftar di aplikasi pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti), berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan gelar ganda (double degree), memiliki Kartu Rencana Studi pada semester berjalan, dan memiliki nomor ponsel aktif.

3. Utuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah harus terdaftar di aplikasi dapodik dan memiliki nomor ponsel aktif. Kemudian untuk dosen, harus terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus aktif, memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP), serta memiliki nomor ponsel aktif.

Nah, informasi lebih detail tentang bantuan kuota data internet Kemendikbud, kamu dapat mengakses situs resmi http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar