>

Penggemar Tahu-Tempe Jangan Khawatir! Pemerintah Jamin Harga Kedelai Stabil

  Selasa, 02 Maret 2021   Aini Tartinia
Pekerja menyelesaikan produksi tempe di rumah Produksi Tempe, Jalan Mekarsari, Baleendah, Kabupaten Bandung, Senin (4/1/2021). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah menyatakan akan menjaga kestabilan bahan baku tahu dan tempe di pasaran.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Syailendra menegaskan, pemerintah bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan berkomitmen menjaga harga kedelai impor.

Terutama, menurut dia kestabilan di tingkat pengrajin tahu dan tempe, yakni berkisar harga Rp9.500 per kilogram.

"Meskipun saat ini terjadi sedikit kenaikan harga kedelai dunia, Kementerian Perdagangan menjamin stok kedelai penyediaan Maret 2021 masih cukup untuk memenuhi kebutuhan industri pengrajin tahu dan tempe nasional dengan harga yang stabil dan terjangkau," kata Syailendra dalam keterangan resminya yang diterima Ayojakarta, Selasa (2/3/2021).

Dia menyebutkan, kestabilan harga bahan baku akan berdampak pada produk. Ditargetkan harga tahu stabil di kisaran Rp650 per potong dan harga tempe di kisaran Rp16 ribu per kilogram.

Dikutip sumber Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai dunia untuk penyediaan Februari 2021 masih berada di kisaran 13,71 dolar AS per bushels dan untuk penyediaan Maret, terdapat kenaikan harga di kisaran +0,8% menjadi 13,82 dolar AS per bushels.

Meski demikian, diharapkan harga kedelai dunia dapat segera terkoreksi menurun pada periode selanjutnya.

"Tingginya harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe tersebut merupakan dampak pergerakan harga kedelai dunia sejak pertengahan tahun lalu hingga sekarang," kata Syailendra.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar