--> -->

Minions-Daddies ke Olimpiade Tokyo, Bagaimana Nasib Fajar/Rian Tahun Ini?

  Rabu, 03 Maret 2021   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kurang lebih 5 bulan lagi Olimpiade Tokyo 2020 akan terselenggara. Turnamen prestisius itu akan mempertandingkan 33 cabang olahraga, termasuk bulu tangkis.

Dari sektor ganda putra, Indonesia telah mengamankan dua tiket lewat pasangan nomor satu dan dua dunia. Mereka adalah Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.  

Pasangan yang dijuluki The Minions dan The Daddies itu akan saling berebut untuk menjadi yang terbaik di ajang 4 tahun sekali itu. Namun sayangnya, pasangan ganda putra Indonesia lainnya yang juga berada di top 10 dunia harus menunda mimpinya untuk berpartisipasi di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Mereka adalah Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto. Lantas, bagaimana proyeksi untuk Fajar/Rian di tahun 2021 ini?

Kepala Pelatih Ganda Putra PP PBSI, Herry Iman Pierngadi, mengungkap bahwa performa Fajar/Rian mengalami penurunan setelah berkaca dari leg Asia pada Januari lalu. Penurunan tersebut, kata Herry, dilihat dari hasil turnamen dan cara bermain.

“Tidak hanya memberikan motivasi, masukan-masukan cara berfikir mereka, latihan lebih detail, dan banyak pekerjaan rumah yang harus dibetulkan. Memang kendalanya pasangan ini kadang-kadang kepercayaan dirinya naik turun, gak stabil,” ungkap Herry dalam bincang sorenya bersama media, Rabu (3/3/2021).

Hal itu membuat Herry IP memutuskan harus membuat target kepada Fajar/Rian di turnamen yang akan diikutinya mendatang yaitu All England 2021. Fajar/Rian ditarget masuk semifinal di ajang tertua bulu tangkis itu.

“Kalau ketemu Ahsan/Hendra di 8 besar, masuk semifinal dulu. Itu target saya. Saya gak bisa pasang target juara dulu karena performa mereka di Thailand kemarin jelek, gak bagus,” ujar Herry.

Ketika ditanya apakah penurunan performa dari Fajar/Rian karena tekanan berada di bawah Kevin/Marcus dan Ahsan/Hendra, sang pelatih menampik hal itu. Kepercayaan diri, terutama Rian, juga menjadi masalah.

“Karena setelah kita ketemu (ngobrol) apa sih kendalanya. Dari semua ya ujung-ujungnya kepercayaan diri. Terutama Rian turun naiknya terlalu banyak, termasuk agak sensitif juga anak ini (Rian). Saya harus jauh lebih deketin dia lagi buat kasih motifasi,” ucap Herry.

Ketiga pasangan senior ini akan melakukan laga turnamen di All England pada 17-21 Maret. Bertempat di Utilita Arena Birmingham, ketiga pasangan itu diprediksi akan melakoni laga sengit. Terlebih bagi Kevin/Marcus yang akan melakukan ‘comeback’ setelah satu tahun tidak bertanding.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar