>

Gubernur Anies Pamer Program Penataan Permukiman Jakarta

  Rabu, 03 Maret 2021   Aini Tartinia
Gubernur Anies Pamer Penataan Permukiman Jakarta

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunggah program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Penataan Permukiman. Mantan Mendikbud itu memposting melalui akun Instagram pribadinya @aniesbaswedan.

"Memiliki hunian yang layak menjadi hak bagi semua warga. Penataan kawasan pun dilakukan, dalam rangka peningkatan kualitas permukiman dan penataan kawasan permukiman secara terpadu, sinergis, kolaboratif juga berkelanjutan, melalui program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Penataan Permukiman," tulis Anies, Rabu (3/3/2021).

"Program ini merupakan kolaborasi sosial, gerakan dari warga untuk warga lainnya, dengan Pemprov DKI Jakarta sebagai fasilitatornya," imbuhnya.

Anies menjelaskan, nantinya akan ada 68 RW padat penduduk di Jakarta yang akan ditata. Terdapat pula 3 jenis paket KSBB Penataan Permukiman yang dibedakan berdasarkan kisaran estimasi biaya dan item pekerjaan, yaitu:
1. Paket Penataan RW Utama
2. Paket Penataan RW Lengkap
3. Paket Penataan RW Bersama

Spontan unggahan Anies direspons warganet yang salut dengan program penataan lingkungan. "Banyak program bagus tp di 2022 mau dijegal... Ckckck. Redbull jahat," kata akun @adesoetris.

Netizen lainnya juga mendukung program Pemprov DKI untuk keindahan dan kenyamanan Kota Jakarta. "Semoga jakarta makin cantik dan indah ya pak," ucap akun @paris_aini.

"Terbaik utk warganya. Good job pak Anies dan team," kata akun @benoki.0880.

Masih bagian dari penataan permukiman, warganet juga meminta Anies memerhatikan perumahan yang berada di jalur hijau di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. "Bapak @aniesbaswedan, itu rumah-rumah di jalur hijau Tebet seharusnya dibongkar untung jadi ruang terbuka. pindahkan ke rusunami. Hampir pasti semua tanpa IMB dan banyak kost," ujar akun @hermawan_js.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar