>

Tak Kunjung Selesai, Pedagang Pasar Turi Surabaya Mengadu Nasib ke Jokowi

  Rabu, 03 Maret 2021   Budi Cahyono
Perhimpunan Pedagang Pasar Turi Surabaya menyambangi salah satu tokoh Kota Solo, Habib Hasan Mulachela di Pasar Kliwon, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

SOLO, AYOJAKARTA.COM – Perwakilan Perhimpunan Pedagang Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur mengadukan nasibnya ke tokoh masyarakat Habib Hasan Mulachela di Kota Solo, Rabu (3/3/2021).

 

Sepuluh pedagang sebagai perwakilan pedagang tradisional Pasar Turi mengeluhkan pembangunan pasar yang tak kunjung usai, sehingga mereka belum bisa menempati.

 

Kedatangan mereka berkaitan dengan nasib kepada pemerintah pusat termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Habib Hasan karena sekitar 13 tahun tak bisa beraktivmenempatiitas usai kebakaran hebat medio 2007 silam. Setidaknya lebih dari 3.000 kios ludes terbakar dalam musibah itu. 

Hasan Mulachela selama ini memang cukup dekat dengan sosok Jokowi sekaligus mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Kami sengaja ke Solo bertemu Habib Hasan melaporkan segala persoalan pedagang agar disampaikan kepada Presiden Jokowi. Karena kami tidak bisa berjualan selama lebih dari 13 tahun di Pasar Turi pascakebakaran," Ketua Perhimpunan Pedagang Pasar Turi , Muhammad Taufik Al-Djufri.

"Jika ditotal pedagang lama dan baru, ada sekitar 6.000 pedagang yang belum bisa berjualan. Kami sudah bingung mau mengadu nasib ke mana, akhirnya bertemu Habib Hasan," tambah dia.

Sebanyak 10 orang dari Perhimpunan Pedagang Pasar Turi Surabaya menyambangi salah satu tokoh Kota Solo, Habib Hasan Mulachela di Pasar Kliwon, Rabu (3/3/2021).

Kedatangan mereka berkaitan dengan nasib kepada pemerintah pusat termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Habib Hasan karena sekitar 13 tahun tak bisa beraktivitas usai kebakaran hebat medio 2007 silam. Setidaknya lebih dari 3.000 kios ludes terbakar dalam musibah itu. 

Hasan Mulachela selama ini memang cukup dekat dengan sosok Jokowi sekaligus mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Kami sengaja ke Solo bertemu Habib Hasan melaporkan segala persoalan pedagang agar disampaikan kepada Presiden Jokowi. Karena kami tidak bisa berjualan selama lebih dari 13 tahun di Pasar Turi pascakebakaran," Ketua Perhimpunan Pedagang Pasar Turi , Muhammad Taufik Al-Djufri.

"Jika ditotal pedagang lama dan baru, ada sekitar 6.000 pedagang yang belum bisa berjualan. Kami sudah bingung mau mengadu nasib ke mana, akhirnya bertemu Habib Hasan," tambah dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar