>

Gunung Sampah TPST Bantar Gebang Meninggi, Pemprov DKI Klaim Penurunan Sampah karena PSBB

  Rabu, 03 Maret 2021   Aini Tartinia
TPST Bantargebang. (Ayobekasi.net/Ananda Muhammad Firdaus)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim volume sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang, Bekasi mengalami pengurangan pada tahun lalu. Hal ini cukup kontras dengan kondisi gunung sampah di TPST Bantar Gebang yang kian meninggi.

Hal itu diungkapkan Pemprov DKI melalui akun resmi Instagram @dinaslhdki. Mereka mengungkapkan bila volume sampah di Jakarta mengalami pengurangan, khususnya pada tahun 2020.

"Sebelum berkunjung bisa dilihat di infografis berikut ini tentang TPST Bantar Gebang dan fakta yang ada didalamnya," kata @dinaslhdki, Rabu (3/3/2021).

Dalam postingan itu, terlihat pada 2018 rata-rata sampah yang masuk ke TPST Bantar Gebang sebanyak 7.452,60 ton per hari, jumlah itu meningkat pada 2019 yang mencapai 7.702,07 ton per harinya. Namun, pada 2020 sampah menuju Bantar Gebang berkurang, yakni 7.414,90 ton per harinya.

"Penurunan dikarenakan kebijakan PSBB," tulisnya.

Kendati demikian, gunung sampah di TPST Bantar Gebang justru kian tinggi, bahkan ketinggian hampir mencapai tinggi maksimal.

Berdasarkan infografis yang tersedia, dari empat zona sampah, tiga di antaranya sudah mencapai ketinggian di atas 40 meter. Seperti dalam bagan di zona 5 dari 25,05 hektare yang disediakan ketinggian di sana telah mencapai 46,99 meter.

Sementara itu, di zona 2 dari 22,41 hektare yang disiapkan, ketinggian telah mencapai 44,50 meter. Begitupun dengan zona 3 dari 19,67 hektare ketinggian telah mencapai 48,99 meter. Praktis hanya zona satu saja yang ketinggiannya baru mencapai 33,59 meter di lahan 25,05 hektare.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar