--> -->

Usai Belajar Tatap Muka, Puluhan Santri di Kabupaten Indramayu Terpapar Covid-19

  Jumat, 05 Maret 2021   Budi Cahyono
[ilustrasi] Puluhan santri di Kabupaten Indramayu terpapar Covid-19. (dok)

INDRAMAYU, AYOJAKARTA.COM -- Pascapenerapan belajar tatap muka, sedikitnya 72 santri di Kabupaten Indramayu terpapar Covid-19 hingga tercatat sebagai lonjakan kasus terbanyak.

Sejauh ini tercatat 4.214 kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu dengan 114 orang meninggal dunia. Sementara, 711 orang masih dalam perawatan dan 3.389 orang pulih.

Dari jumlah kasus Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkapkan, sampai kini terdata 72 santri dari salah satu pondok pesantren (ponpes).

AYO BACA : Indonesia Catat Penambahan 6.971 Kasus Baru Covid-19 per 5 Maret 2021

"Ada 72 orang (pasien klaster ponpes)," katanya, Jumat (5/3/2021).

Klaster ponpes bermula dari salah satu santri yang terkena Covid-19, kemudian memaparkan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 kepada santri lainnya. 

Upaya tracing pun dilakukan terhadap seluruh santri maupun pengurus ponpes. Deden menjelaskan, ponpes saat kejadian menerapkan kebijakan belajar mengajar tatap muka.

AYO BACA : Tambah 3 Provinsi, PPKM Mikro Kembali Diperpanjang Hingga 22 Maret 2021

"Betul, tatap muka," ucapnya.

Pascatemuan kasus, pihaknya menelusuri (tracing) para kontak erat dan memeriksa (testing) seluruh kontak erat. Setiap kontak erat yang terdeteksi positif kemudian menjalani isolasi, baik di lingkungan ponpes dan rumah, maupun merujuk pasien bergejala ke rumah sakit serta pemberian obat-obatan.

Penghuni ponpes yang terpapar Covid-19 di pondok tak dipulangkan. Pihaknya hanya mengatur isolasi setiap pasien.

Santri berstatus positif dipisahkan dari santri berstatus negatif di ruangan yang berbeda. Tim satgas kecamatan dipastikannya mengawasi setiap pasien selama masa isolasi.

"Disinfeksi semua area ponpes, area asrama ponpes, dan masjid di tutup sementara dari luar. Kami juga memberikan arahan cara isolasi mandiri yang benar," terangnya.(Erika Lia)

AYO BACA : Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.159 Kasus (Update 5 Maret 2021)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar