>

Telat Dua Bulan, Honor Petugas Tracing Covid-19 Dijanjikan Cair Sore Ini

  Senin, 08 Maret 2021   Firda Puri Agustine
Ilustrasi Covid-19 / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 berjanji gaji para petugas kontak tracer akan cair pada Senin (8/3/2021) sore ini. Hak mereka terlamabat karena ada kendala, sehingga gaji tertunda dua bulan.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander K. Ginting mengatakan pihaknya sudah berupaya mengurus pencairan dana tersebut ke Keenterian Keuangan.

"Yang bermasalah adalah di tahun 2021 karena tahun anggaran baru. Jika anggaran sudah cair, maka akan dikirimkan ke rekening masing masing. Rencana hari Senin tanggal 8 Maret 2021 sore ini proses sending sudah di aksi di BRI, semoga bisa delivered secepat nya," kata Alexander saat dihubungi Suara.com-jejaring Ayojakarta.com, Senin (8/3/2021).

Dia juga meminta para petugas kontak tracer memastikan segala data yang dibutuhkan untuk penerimaan gaji sudah sesuai sehingga tidak terjadi salah atau gagal transfer.

"Pekerjaan ini tidak boleh sampai salah transfer dan harus sampai ke sasaran, tidak boleh honor diterima oleh orang yang tidak berhak," tegasnya.

Sebelumnya, petugas kontak tracer covid-19 yang ditugaskan BNPB mengungkapkan bahwa pemerintah belum membayar hak honor mereka selama dua bulan padahal mereka sempat dijanjikan akan cair awal Maret 2021.

Mereka memenuhi kolom komentar media sosial BNPB hingga membuat petisi online desak BNPB bayar hak honor Januari dan Februari 2021 yang belum dibayarkan padahal sebelumnya dijanjikan akan dibayar setiap akhir bulan.

Bahkan mereka sempat dijanjikan honor akan cair pada tanggal 1 Maret 2021, lalu diminta menunggu pada tanggal 1-7 Maret 2021, dan hingga kini 8 Maret tak kunjung digaji.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendesak BNPB segera memberikan seluruh hak insentif kami sebelum selesai kontrak yaitu tanggal 31 Maret 2021," tulis Perwakilan Contact Tracer se-Indonesia melalui petisi change.org dikutip Suara.com, Senin (8/3/2021).

Indonesia saat ini memiliki Relawan Contact Tracer sebanyak 6509 orang yang direkrut oleh Satgas COVID-19 BNPB yang bekerja di lingkungan Puskesmas yang tersebar di 61 Kota/Kabupaten, 13 Provinsi.

Mereka ditugaskan untuk turun langsung ke lapangan memantau perkembangan setiap pasien Covid-19 yang isolasi mandiri, mencari rujukan rumah sakit dan tempat karantina terpusat untuk pasien yang tidak bisa isolasi mandiri, dan melakukan tracing kepada kontak erat atau suspect.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar