>

Dirut Perumda Sarana Jaya Tersangka Korupsi Rumah DP Rp0, Ariza Beberkan Nasib BUMD

  Selasa, 09 Maret 2021   Aini Tartinia
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelum Covid-19 (suara)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Program pembangunan rumah DP 0 rupiah yang diinisiasi oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tersandung korupsi.

Akibat penyelidikan kasus korupsi pembelian lahan pembangunan rumah DP 0 rupiah itu, Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan telah dinonaktifkan oleh Anies. 

Kendati demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) memastikan proyek pembangunan rumah DP 0 rupiah yang dikerjakan oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya tidak terganggu.

"Insya Allah program dan lain-lain di BUMD tidak terganggu," kata pria yang akrab disapa Ariza itu di Balai Kota, Senin (8/3/2021) malam. 

Selain membangun ruma DP 0 rupiah, Perumda Pembangunan Sarana Jaya juga diketahui ditugaskan Pemprov DKI Jakarta untuk membangun fasilitas pengolahan sampah terpadu antara atau intermediate treatment facility (ITF).

Politikus Gerindra itu mengatakan, program yang diemban oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya akan terus berjalan. Di tubuh BUMD tersebut masih ada jajaran direksi lainnya yang siap menyambung tugas Yoory.

"BUMD kan enggak satu orang saja, ada direktur, manajer, ada satu tim," ucap Ariza. 

Di samping itu, Pemprov DKI Jakarta juga sudah memutuskan untuk menonaktifkan Yoory dan menggantikan dengan pelaksana tugas (Plt) agar program terus berjalan. Plt yang ditunjuk untuk menggantikan Yoory yaitu Direktur Pembangunan Perumda Pembangunan Sarana Jaya Indra Sukmono. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar