Buat yang Rambutnya Sering Rontok, Coba Deh Makanan Ini!

  Kamis, 11 Maret 2021   Firda Puri Agustine
Ilustrasi rambut rontok / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Rambut sehat, indah, dan berkilau menjadi keinginan hampir setiap orang. Namun, banyak dari Anda tidak menyadari bahwa makanan dapat berperan mendapatkan hasil itu.

Kunci rambut sehat adalah memastikan Anda mendapat dan menyerap semua nutrisi dari makanan. "Diet memiliki pengaruh yang luar biasa pada kesehatan dan penampilan rambut Anda dalam banyak hal," kata ahli diet terdaftar dan pembawa acara podcast 'Fueled', Molly Kimball, dilansir di InStyle, Kamis (11/3).

Dia menjelaskan hampir semua jenis kekurangan nutrisi dapat berdampak negatif bagi kesehatan rambut. Terlalu sedikit protein atau lemak, misalnya, dapat menyebabkan rambut rontok. Hal yang sama berlaku untuk kekurangan zat gizi mikro seperti vitamin C, D dan E, zat besi, seng, niasin dan biotin.

Jika Anda mencurigai sedang kekurangan salah satu makro atau mikronutrien itu, Kimball menyarankan menemui dokter untuk menemukan akar penyebab masalah dan memperbaiki ketidakseimbangan. Di sisi lain, mengonsumsi makanan dengan nutrisi dan senyawa utama yang telah diidentifikasi untuk mendukung kesehatan rambut bisa sangat bermanfaat.

Berikut perubahan pola makan yang direkomendasikan ahli gizi untuk mendapatkan dan memelihara rambut impian Anda:

1. Makanan kaya protein

Kimball menginformasikan kekurangan protein dapat menyebabkan rambut menipis dan rontok. Itulah sebabnya diet kaya protein sangat penting dalam hal kesehatan rambut. Asam amino seperti sistein dan metionin dari protein sangat penting dalam sintesis keratin, yaitu sejenis protein yang memberikan elastisitas dan kilau rambut.

Bagaimana memastikan Anda menerima semua protein yang dibutuhkan tubuh? "Aturan praktis yang mudah adalah menargetkan setidaknya setengah gram protein per pon (1 pon = 0,45 kilogram) berat badan yang sehat, hingga satu gram protein per pon," ujar Kimball.

Daging dan telur tanpa lemak adalah pilihan yang bagus, tetapi jika mengikuti pola makan nabati, Anda memiliki banyak pilihan, misalnya ikan, yogurt yunani, daging tanpa lemak, unggas tanpa kulit, telur, kacang-kacangan (buncis, lentil, kacang hijau, kacang hijau, dan lainnya), biji gandum, tahu dan produk berbahan dasar kedelai nontransgenik lainnya, kaldu tulang, dan peptida kolagen.

2. Lemak

Lemak punya reputasi buruk, tetapi Kimball mengatakan tidak perlu takut mengonsumsi lemak sehat. Bagaimana tahu lemak mana yang baik dan harus dihindari?

Kimball menyarankan mencari asam lemak tak jenuh ganda rantai panjang, seperti omega 3. Makanan-makanan lain dengan kandungan lemak baik, seperti, ikan salmon, lenan, kenari, minyak zaitun, alpukat.

3. Vitamin D

Kimball mengatakan sangat tidak mungkin menerima cukup vitamin D dari makanan saja. Semetara, para ahli menyarankan mendapatkan 800 IU hingga 1.000 IU setiap hari.

"Hanya sedikit makanan yang secara alami merupakan sumber vitamin D yang baik. Misalnya, satu sendok makan minyak ikan cod menyediakan 1.360 IU vitamin D, satu porsi tiga salmon sockeye tangkapan liar memiliki sekitar 570 IU, dan susu yang hanya memiliki 100 IU per cangkir," jelas dia.

Kimball mengatakan, matahari adalah sumber vitamin D terbaik sejauh ini. Kebanyakan orang membutuhkan sekitar 10 hingga 15 menit di bawah sinar matahari langsung.

Terlalu banyak paparan sinar UV dapat menyebabkan kerusakan kulit dan rambut, jadi Anda harus membatasi waktu di bawah sinar matahari. Kimball juga menyarankan suplemen yang mengandung vitamin D3, yang secara efisien dan efektif akan meningkatkan kadar vitamin D Anda.

4. Vitamin E

Nutrisi lain yang menurut Kimball penting untuk kesehatan rambut adalah vitamin E. Mendapatkan vitamin E yang cukup dapat memperpanjang dan menebalkan rambut, serta meningkatkan kesehatan kulit kepala.

"Menambahkan 100 miligram setiap hari telah terbukti meningkatkan jumlah rambut total," ujar Kimball.

Beberapa sumber makanan vitamin E terbaik termasuk almond, biji bunga matahari, dan minyak biji gandum. Berfokuslah mengurangi atau menghilangkan makanan yang tidak terlalu bagus, seperti minuman manis, karbohidrat olahan, dan manisan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar