>

All England 2021: Antisipasi Pemain Jepang, PBSI Sebut Harus Banyak Sabar dan Berani

  Kamis, 11 Maret 2021   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, membeberkan persiapan tim Indonesia ke ajang tertua bulu tangkis All England 2021 yang akan diselenggarakan pada 17-21 Maret mendatang. Tidak hanya terkait kesiapan tim, Rionny juga membeberkan antisipasi yang harus dilakukan oleh para pebulutangkis Indonesia.

Salah satu antisipasi tersebut yaitu terkait kembalinya tim Jepang ke turnamen internasional setelah satu tahun absen karena pandemi Covid-19. Tim Jepang akan mengeluarkan hampir seluruh pemain elitnya ke ajang tersebut.

Seperti yang diketahui, Rionny pernah lama bergabung bersama tim Jepang dengan menjadi pelatih di beberapa sektor salah satunya ganda putra. Lewat pengalamannya bertahun-tahun bersama tim bulu tangkis Jepang, Rionny membeberkan bagaimana cara menghadapi pemain Jepang jika nantinya saling berhadapan dengan pemain Indonesia di ajang All England.

“Saya sudah banyak kasih advice ke pemain kita. Kita tidak bisa terlalu melebih-lebihkan Jepang karena mereka cuma sabar dan berani. Karena sebetulnya mereka takut sekali dengan pemain Indonesia,” ujar On, panggilan akrab Rionny dalam obrolannya bersama media, Kamis (11/3/2021).

Rionny menegaskan bahwa pemain Indonesia harus mempunyai mindset sabar dan berani dalam menghadapi pemain Jepang. Pasalnya, kata dia, pemain Indonesia jauh lebih baik dari segi teknik dan permainan dibanding pemain Jepang.

“Saya bilang, kalau sudah takut yaudah tidak bisa. Pemain kita bilang ‘pemain Jepang itu sabar dan kuat’. Kalau kita sudah anggap pemain Jepang seperti itu, jadinya pemain kita yang error. Padahal tidak begitu,” katanya.

Rionny mengaku bahwa dia bersama pelatih tim bulu tangkis Indonesia telah melakukan latihan bagi para pemain untuk melatih kesabaran. Dia menegaskan, pola pikir dan mental untuk bersabar merupakan kunci kemenangan untuk melawan pasangan Jepang.  

“Kita harus belajar sabar. Programnya seperti apa, terus berulang-ulang dan gak error sendiri. Untuk bola antisipasi, no lob, servis, Indonesia lebih baik,” ucap Rionny.

“Kalau kita tidak yakin dan menganggap pemain lain bagus, semuanya akan hilang. Kalau mereka (pemain Indonesia) bisa hilangkan itu, kemungkinan kita bisa lebih control permainan,” pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar