>

Studi : Satu Dosis Vaksin Cukup untuk Penyintas Covid-19, Tak Perlu Dua Dosis

  Jumat, 12 Maret 2021   Firda Puri Agustine
Ilustrasi vaksin Covid-19 / Pixabay

NEW YORK, AYOJAKARTA.COM - Peneliti mengatakan satu dosis vaksin Covid-19 bagi penyintas infeksi virus corona kemungkinan cukup untuk memberi kekebalan dalam melawan SARS-CoV-2. Kebutuhan satu suntikan ini juga dapat membantu meregangkan persediaan vaksin yang sangat terbatas.

Selain itu, berdasarkan studi dari Mount Sinai Hospital New York, kebijakan kesehatan ini dapat menghindarkan penyintas Covid-19 dari efek samping pada dosis kedua vaksin.

Menurut peneliti, dilansir Medical Xpress, efek samping vaksin dosis kedua akan jauh lebih besar pada orang yang sudah memiliki kekebalan terhadap SARS-CoV-2.

"Studi kami menunjukkan respon antibodi terhadap dosis vaksin pertama pada penyintas Covid-19 sama dengan, atau bahkan, melebihi respon pada orang yang tidak terinfeksi setelah dosis kedua," kata penulis studi Viviana Simon, profesor di Departemen Mikrobiologi dan Kedokteran (Penyakit Menular) di Fakultas Kedokteran Icahn, Mount Sinai.

Karenanya, mereka percaya bahwa satu dosis vaksin sudah cukup bagi orang yang sudah pernah terinfeksi virus corona untuk mencapai kekebalan.

Hasil ini berdasarkan penelitian terhadap 109 orang yang memiliki dan tidak memiliki kekebalan SARS-CoV-2.

Peneliti melihat kelompok pertama mengembangkan antibodi dalam beberapa hari setelah mendapat dosis pertama dengan kecepatan 10 hingga 20 kali lebih tinggi dibanding kelompok yang belum pernah terinfeksi.

"Temuan ini menunjukkan satu dosis vaksin menimbulkan respon kekebalan yang sangat cepat pada individu yang pernah dites positif Covid-19. Faktanya, dosis pertama itu secara imunologis menyerupai dosis booster (kedua) pada orang yang belum terinfeksi," tambah rekan penulis Florian Krammer, profesor Vaksinasi di Departemen Mikrobiologi.

Jika riwayat infeksi seseorang tidak diketahui, Simon menyarankan untuk menggunakan tes serologis untuk mendeteksi antibodi yang mungkin ada pada protein lonjakan.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar