Waspada! Ada Tawaran Jasa Calo Masuk PTN, Dirjen Dikti: Kalau Ada Calo Itu Tidak Benar

  Senin, 15 Maret 2021   Budi Cahyono
Tangkapan layar mengenai calo dalam menawarkan jasa kelulusan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan jumlah biaya tertentu.

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pendaftaran Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK - SBMPTN) 2021 resmi dibuka pada Senin (15/3/2021) pukul 15.00 WIB hingga 1 April 2021 pukul 15.00 WIB.

Terkait hal itu, di Facebook terdapat akun yang menawarkan jasa calo dalam membantu meloloskan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan UTBK - SBMPTN 2021.

Akun tersebut bernama "Jasa Masuk PTN PTS dan Sekolah Kedinasan 2021". Dalam unggahannya, akun itu menulis, “Bagi yang ingin dibantu lolos SNMPTN dan UTBK SBMPTN 2021 semua prodi dapat kami bantu. Segera hubungi kami untuk mendapatkan kuota kursi. Kelulusan terjamin 100%. Amanah. Minat dan serius dapat menghubungi WA kami 08877031057.”

Tidak hanya di Facebook, di Twitter pun beberapa warganet mendapatkan tawaran yang sama. Kebanyakan dari warganet ini mendapat tawaran itu melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

Tawaran itu menunjukkan jasa calo yang bisa meloloskan ke perguruan tinggi ternama dengan jumlah biaya yang dimulai dari Rp30 juta hingga Rp400 juta.

Hasil penelusuran Ayobandung.com menunjukkan, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Prof Nizam mengatakan, seleksi nasional mahasiswa baru di PTN berbasis undangan dan tes. 

AYO BACA : Ingin Ikut UTBK-SBMPTN 2021? Wajib Catat Ketentuan dan Jadwalnya Ini!

"Sehingga, kalau ada calo yang mengaku bisa memasukkan seseorang ke PTN itu tidak benar," ujar Nizam Jumat (12/3/2021).

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohamad Nasih. Ia mengungkapkan, pihak LTMPT dan perguruan tinggi tidak bekerja sama dengan oknum-oknum yang menawarkan jasa calo masuk PTN/PTS. 

Sangat Transparan

Ia memastikan, proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sangat transparan. 

"Setiap peserta dapat mengetahui ranking maupun nilai UTBK-nya dan membandingkannya dengan peserta lain," ujar Nasih Sabtu (13/3/2021).

"Oleh karena itu, peserta yang diterima pasti karena nilai/ranking dia maupun nila UTBK dia. Bukan karena yang lain. Jadi, jangan percaya calo," kata dia.

AYO BACA : Pandemi, Ada Masa Studi Tambahan Mahasiswa Terancam DO

Dalam unggahan Instagram resmi LTMPT pun demikian. Pihak LTMPT menegaskan. pihaknya tidak bekerja sama dengan oknum-oknum tertentu yang dapat meloloskan seseorang ke PTN.

"LTMPT dan perguruan tinggi negeri tidak bekerja sama dengan perorangan, kelompok, dan instansi lain dalam penerimaan mahasiswa baru,", tulis @ltmptofficial pada Sabtu (13/3/2021).

LTMPT juga merespons soal jumlah biaya tertentu yang ditawarkan oleh jasa calo. LTMPT menjelaskan, besaran biaya di PTN sudah diatur dalam Permendikbud yang terkait dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) masing-masing PTN.

"LTMPT dan PTN tidak memungut biaya tambahan di luar ketentuan biaya pendaftaran dan/ biaya pendidikan di PTN sesuai dengan UKT," tegas LTMPT.

Jadi, berdasarkan hasil penelusuran Ayobandung.comKemendikbud dan LTMPT meminta masyarakat waspada dan tidak tergiur dengan nominal dan janji dari oknum yang menjamin bisa masuk ke PTN tanpa melalui mekanisme resmi. 

Tawaran-tawaran seperti ini memang marak pada masa seleksi masuk PTN seperti saat iini. Akan tetapi, dapat dipastikan bahwa tindakan oknum tersebut tak ada kaitannya atau tidak bekerja sama dengan penyelenggara seleksi masuk PTN dan pihak universitas.

Kapsi foto: Tangkapan layar mengenai calo dalam menawarkan jasa kelulusan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan jumlah biaya tertentu. (Gelar Aldi)

AYO BACA : Kemendikbud Pastikan Tak Ada Kenaikan Uang Kuliah saat Pandemi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar