>

Indonesia Catat Penambahan 5.589 Kasus Positif Covid-19 dari Hasil 47.808 Tes (Update 15 Maret 2021)

  Senin, 15 Maret 2021   Icheiko Ramadhanty
Update Corona Indonesia (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 5.589 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Senin (15/3/2021). Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.425.044 kasus.

Rekor kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada 14.518 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel 70.026. 

Penambahan hari ini menjadikan total sebanyak 136.524 kasus aktif dengan berkurangnya 1.388 kasus dari hari kemarin, lalu 1.229.947 total kasus sembuh dengan penambahan 6.830 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 38.573 angka meninggal dunia dengan penambahan 147 kasus meninggal.

Tingkat positive rate hari ini mencapai 13.47%. Hasil ini juga didapat dari 47.808 tes dengan 41.502 orang baru yang dites menggunakan antigen.

Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:

9 Maret: 6.393 kasus

10 Maret: 5.633 kasus

11 Maret: 5.144 kasus

12 Maret: 6.412 kasus

13 Maret: 4.607 kasus

14 Maret: 4.714 kasus

15 Maret: 5.589 kasus

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta seluruh kepala daerah khususnya, di wilayah PPKM Mikro untuk menjaga warganya agar tidak bepergian ke luar kota saat long weekend pada Maret ini.

Isra Miraj 1442 H yang jatuh pada Kamis, 11 Maret 2021 berpotensi menjadi libur panjang empat (4) hari hingga Senin, 14 Maret 2021 bertepatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943.

Doni mengatakan jumlah kasus aktif Covid-19 memang sudah mulai menurun pasca libur akhir tahun lalu, namun jangan abai dan mengulangi kesalahan yang sama pada Maret ini.

"Sebentar lagi atau minggu depan akan ada liburan, libur Isra Miraj, dan diharapkan tidak ada aktivitas bepergian ke luar kota, sehingga kita tetap mampu mengendalikan covid ini dan tidak menimbulkan korban bertambah banyak," kata Doni dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (7/3/2021).

Sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro kembali diperpanjang mulai 9 hingga 22 Maret 2021.

Selain Jawa-Bali, pemerintah menambahkan tiga provinsi lain yang juga wajib menerapkan PPKM Mikro yakni Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur karena peningkatan kasus Covid-19 di daerah itu.

Keputusan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian Covid-19. Inmendagri 5/2021 itu ditandatangani Mendagri Tito Karnavian di Jakarta pada 4 Maret 2021.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar