>

Polda Metro Jaya Bekuk Oknum Polisi Gadungan, Modusnya Open BO di MiChat

  Rabu, 17 Maret 2021   Fichri Hakiim
Barang bukti terkait kasus polisi gadungan yang diamankan Polda Metro Jaya. (Ayojakarta/Fichri Hakiim)

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria yang mengaku sebagai petugas kepolisian.

Dalam kasus ini, pelaku berinisial AS alias Komandan (33) mengaku sebagai anggota polisi berpangkat kompol yang berdinas di Polda Metro Jaya. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, modus pelaku yaitu memesan atau menyewa perempuan di aplikasi MiChat. Kemudian, pelaku AS tersebut langsung masuk ke kamar dan meminta barang-barang korban. 

AYO BACA : Polda Metro Jaya Tangkap Pencuri Sparepart Transjakarta di Pulo Gadung

"Para korban sedang menginap di Hotel yang berada di TKP, dengan teman yang bukan merupakan status istri atau keluarga yang diduga melakukan prostitusi online. Tiba-tiba para korban didatangi oleh tersangka AS yang mengaku anggota polisi berpangkat kompol yang berdinas di Polda Metro Jaya," ujarnya di Polda Metro Jaya, Rabu (17/3/2021). 

Lalu AS mengajak para korban ke luar hotel dengan menggunakan mobil yang dikendarai oleh pelaku lainnya berinisial KS dan ST untuk berkeliling Jakarta.

Kemudian, pelaku AS alias Komandan yang berpakaian dinas kepolisian melakukan penangkapan terhadap korban karena diduga melakukan prostitusi online. 

AYO BACA : Polisi Tangkap 7 Pelaku Pembuat Meterai Palsu

Pelaku AS langsung masuk ke kamar dan meminta barang-barang korban, lalu mengajak korban ke luar hotel dan memerintahkan korban untuk masuk ke dalam mobil. 

"Setelah merampas barang milik korban, korban diturunkan di pinggir jalan dan ada yang dikembalikan ke Hotel yang berada di TKP," tutur Yusri. 

Tak hanya itu, AS juga meminta paksa agar semua handphone korban dan KTP dikumpulkan jadi satu dan diserahkan kepadanya. 

"Ternyata korban perempuan telah diminta menyerahkan uangnya, bila menginginkan ponselnya kembali. Selain itu, salah satu korban bemama K mengaku bahwa dirinya sudah menyerahkan uang dan juga disetubuhi," katanya.

Dalam kasus ini, petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp2,2 juta, 1 buah kartu tanda anggota (KTA) atas nama Andi Sultan, 1 buah paneng Bareskrim, 1 buah topi Perwira Menengah Polri, 1 buah dasi reskrim warna merah, 1 seragam PDH Polri, 2 unit handphone, 2 buah celana bahan warna hitam, 1 unit mobil Nissan Xtrail warna hitam pelat nomor B-1187-RFP dan 1 unit mobil Honda CRV warna putih pelat nomor B-1108-RFP. 

"Atas perbuatannya, para tersangka di kenakan Pasal 368 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun," ucap Yusri. 

AYO BACA : Video Mesum Berdurasi 3 Menit Hebohkan Warganet di Bogor

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar