>

Covid-19 di DKI Jakarta Capai 1.558 Kasus per 19 Maret 2021

  Jumat, 19 Maret 2021   Icheiko Ramadhanty
[ilustrasi] Update Covid-19 DKI Jakarta

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.558 kasus pada Jumat (19/3/2021). Angka ini lebih rendah dibanding kasus pada Kamis lalu, yakni sebanyak 1.719 kasus.

Rekor kasus tertinggi di DKI Jakarta terjadi pada 7 Februari 2021 yaitu sebanyak 4.213 kasus. Sebelumnya, kasus tertinggi di DKI Jakarta, terjadi pada 22 Januari 2021 sebanyak 3.792 kasus.

Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 367.007 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 353.960 kasus serta 6.162 kasus meninggal dunia.

Dari hasil tersebut, dapat diperoleh besaran kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta per 19 Maret sebanyak 5.115 kasus, lebih rendah dari Kamis lalu yaitu 6.491 kasus.

Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:

13 Maret: 1.034 kasus

14 Maret: 1.204 kasus

15 Maret: 1.555 kasus

16 Maret: 835 kasus

17 Maret: 1.330 kasus

18 Maret: 1.719 kasus

19 Maret: 1.558 kasus

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warganya yang tergolong lanjut usia (lansia) mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Anies pun mengimbau para lansia maupun warga yang memiliki keluarga lansia untuk mendaftar program vaksinasi Covid-19 ke laman yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

“Yuk bagi kamu yang memiliki Lansia di rumah, segera daftar untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta!” ajak Anies melalui akun Twitter pribadinya @aniesbaswedan, Minggu (21/2/2021).

Anies menerangkan, pendaftaran bisa dilakukan melalui laman http://dki.kemenkes.go.id. Di laman tersebut bakal tertera form pengisian formulir bagi lansia yang mengajukan diri untuk mengikuti program vaksinasi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar