Teror Bom Muncul Lagi, Warga DKI Minta Polisi Beri Rasa Aman Jelang Paskah

  Selasa, 30 Maret 2021   Fichri Hakiim
Ilustrasi teror bom / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Pasca terjadinya bom bunuh diri di halaman depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021), warga DKI Jakarta berharap agar petugas kepolisian segera membasmi aksi terorisme.

Salah satu warga Tebet, Jonathan (30) mengatakan, petugas kepolisian harus memberikan rasa aman bagi umat kristiani menjelang hari Paskah atau wafatnya Isa Al Masih. 

"Kalau saya berharap semoga polisi bisa menjaga tempat ibadah kita ya, karena kita akan melaksanakan Jumat agung, tentu saat beribadah kita inginnya dalam rasa aman, tenang dan nyaman," ujarnya saat ditemui Ayojakarta.com, Selasa (30/3/2021). 

Menurutnya, aksi terorisme harus dibasmi. Pasalnya, hal itu membuat seluruh masyarakat menjadi takut dan khawatir. 

"Ya tentu saja, kejadian seperti di Makassar kan membuat orang jadi lebih waspada, seluruh masyarakat umat kristiani maupun umat muslim jadi harus lebih hati-hati, jika berada di luar rumah," ujarnya. 

Sementara itu, warga Matraman, Ahmad Solihin (42) sangat mengutuk tindak terorisme. Menurutnya, dalam Islam, melakukan bom bunuh diri itu merupakan jalan yang salah. 

"Yang namanya bunuh diri tuh salah-lah, menurut pelaku bom bunuh diri dia tuh mati syahid, tapi ya kalau mau mati syahid bukan gitu caranya," katanya.

Ia menuturkan, aksi terorisme merupakan salah satu perbuatan yang tidak pantas. Pasalnya, menurut Ahmad, sebagai umat muslim tidak pantas melakukan pembunuhan. 

"Saya muslim, tapi saya tidak memiliki paham radikalisme seperti itu. Itu sama aja kita berada di jalan sesat. Kalau mau mati syahid ya silahkan saja ikut perang di Palestina, insya allah itu akan mati syahid berada di jalan Allah," jelas Ahmad. 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya serta instansi terkait menggelar patroli berskala besar di Ibukota DKI Jakarta dan sekitarnya.

Hal itu dilakukan pasca adanya aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Dalam patroli kali ini, sebanyak 200 personel gabungan dikerahkan.

"Personel saat ini dua kompi yang melakukan patroli gabungan dari TNI Polri, dua kompi itu sekitar antara 150 sampai 200 personil. Kami akan laksanakan patroli sampai tentunya menciptakan rasa aman, jaminan rasa aman, aparat TNI Polri kita berikan kepada warga ibukota," ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo di Polda Metro Jaya, Senin (29/3/2021).

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar