>

PROFIL BUMD: Gubernur Anies Tunjuk Agus Himawan Jadi Dirut Sarana Jaya

  Kamis, 01 April 2021   Eries Adlin
PROFIL BUMD: Gubernur Anies Tunjuk Agus Himawan Jadi Dirut Sarana Jaya (ilustrasi)

 

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menunjuk Agus Himawan Widiyanto sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 363 Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama Perumda Sarana Jaya.

Gubernur Anies menilai pengangkatan Agus Himawan Widiyanto selain mengisi kekosongan tampuk kepemimpinan di Perumda Sarana Jaya, juga untuk penyegaran dalam tubuh BUMD tersebut.

Hal tersebut agar bisa memberikan inovasi dan semangat kebaharuan dalam menjalankan program kerja perusahaan dalam mendukung Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, Gubernur Anies berharap pengangkatan Agus Himawan Widiyanto sebagai Dirut dapat berdampak positif bagi Sarana Jaya.

“Kami harapkan di bawah kepemimpinan Agus, Sarana Jaya dapat melakukan pembenahan dengan mentaati semua prinsip good corporate governance,” ucap Gubernur Anies, dikutip dari siaran Pers Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Provinsi DKI Jakarta, Kamis (1 April 2021, yang diperoleh Ayojakata.

Sebelumnya, Agus Himawan Widiyanto memiliki pengalaman lebih dari satu dekade mengabdi di Sarana Jaya. Dari rekam jejaknya, dia pernah menjabat Kepala Divisi Pengendalian Usaha di PD Sarana Jaya (2002-2003), Manajer Divisi Perencanaan dan Pengendalian Usaha (2003-2006), Manajer Divisi Hukum Sarana Jaya (2006-2008), Direktur Pengembangan Sarana Jaya (2008-2013), hingga pernah menjadi Dirut Sarana Jaya (2013-2015).

Sampai dengan Maret 2021, Agus Himawan mengemban tugas sebagai Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta, yang merupakan anak perusahaan baru PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Transjakarta, hingga ditunjuk menjadi Dirut Sarana Jaya.

Agus Himawan Widiyanto akan menjabat sebagai Direktur Utama selama 4 (empat) tahun, terhitung sejak penetapan SK Gubernur, yaitu pada 30 Maret 2021.

PROFIL SARANA JAYA (www.sarana-jaya.co.id)

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya yang merupakan perusahaan properti berbentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menjaga, mengkonservasi, dan membangun hanya yang terbaik bagi Indonesia.

Salah satu hal penting yang menjadi tolak keberhasilan kami dalam mempertahankan eksistensi di bidang pembangunan dalam negeri adalah dengan beradaptasi pada perubahan di sekitar kami.

Cikal bakal PD. Pembangunan Sarana Jaya diawali dengan berdirinya Perusahaan Tanah dan Bangunan pada tahun 1969 atas dasar kebutuhan Indonesia akan properti yang memadai, fungsional, dan memiliki daya dukung pembangunan jangka panjang.

Hingga di tahun 1982 Perusahaan Tanah dan Bangunan berubah nama menjadi PD. Pembangunan Sarana Jaya dengan terbitnya Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 1982.  Kegiatan inti perusahaan meliputi penyediaan kavling tanah. sehingga kami dikenal sebagai bank tanah. Hal ini berlangsung hingga tahun 1998.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 11 Tahun 2018 Sarana Jaya yang sebelumnya adalah Perusahaan Daerah telah berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dan kini dikenal dengan Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

Perumda Pembangunan Sarana Jaya merupakan BUMD yang berdiri sejak tahun 1982. Awal berdirinya Sarana Jaya berorientasi sebagai penunjang kebijaksanaan umum Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan yang dilakukan antara lain di bidang penyediaan tanah, pembangunan perumahan, bangunan umum, kawasan industri serta sarana-prasarana dengan berpegang pada prinsip ekonomi perusahaan yang pada sifat naturalnya adalah badan hukum yang berorientasi laba.

Pada perkembangannya, dengan tantangan Kota Jakarta dan dunia usaha yang semakin kompetitif membuat Sarana Jaya perlu melakukan perubahan dan perluasan fungsi dan peranan Sarana Jaya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar