>

Sudah April Bansos Bulan Maret Belum Juga Cair? Begini Jawaban Dinsos Bogor

  Jumat, 02 April 2021   Yogi Faisal
Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Fahrudin (Yogi Faisal/ AyoBogor)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM - Sekitar 109 ribu warga Kota Bogor, yang terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos), nampaknya harus lebih bersabar.

Pasalnya, pencairan Bansos Kemensos pada periode Maret kemarin, mengalami keterlambatan pencairan, akibat terkendala proses verifikasi data yang tengah dilakukan Kemensos.

Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Fahrudin mengatakan, dari 109 ribu data yang diajukan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), baru 87 persen yang sudah terverifikasi oleh Kemensos.

Fahrudin menjelaskan, 109 ribu data yang diajukan pihaknya, terdiri dari 51 ribu PKM penerima bansos pangan, dan 58 ribu PKM penerima bansos tunai.

"Dari bansos tunai Rp300 ribu untuk setiap KPM, dan bansos pangan senilai Rp200 ribu untuk KPM, semuanya masih dalam tahapan verifikasi di Kemensos," katanya, Kamis (1/4).

Meski dalam tahap proses validasi, masyarakat yang terdaftar sebagai KPM sudah bisa melakukan pencairan, untuk bansos di Maret ini. Khususnya mereka yang datanya sudah lolos verifikasi.

"Data yang selesai verifikasi ada sekitar 87 persen, dari data itu ada beberapa yang sudah bisa dicairkan, walaupun belum maksimal dan belum merata semua," ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, dari 51 ribu PKM bansos pangan, 15 ribu diantaranya sudah melakukan pencarian.

"Kalau yang bansos tunai Rp300 juga sama, untuk Maret ini ada yang sudah bisa dicairkan. Dari 58 ribu PKM, 38 ribu diantaranya sudah bisa dicairkan," tuturnya.

Pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak atas keterlambatan pencairan bansos tersebut. Sebab, kewenangan validasi dan verifikasi data ada pada kementerian.

"Tugas kami hanya melakukan pendataan. Saat data masuk dan diverifikasi oleh kementerian, kami tidak bisa berbuat banyak. Jadi kami minta masyarakat bersabar dahulu," ucapnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat, agar tetap tenang atas keterlambatan pencairan tersebut. Karena verifikasi ini dilakukan, agar data penerima bantuan ini lebih baik untuk kedepannya.

"Kita tahu bersama masyarakat sangat menunggu bantuan ini, tapi kan pemerintah juga mungkin tidak ingin salah sasaran, jadi masyarakat harap bersabar," tutupnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar