>

Hari Ini Uji Coba Belajar Tatap Muka DKI: Syarat, Ketentuan, dan Daftar 85 Sekolah

  Rabu, 07 April 2021   Eries Adlin
Hari Ini Uji Coba Belajar Tatap Muka DKI: Syarat, Ketentuan, dan Daftar 85 Sekolah (ilustrasi)/ayobandung

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan memastikan kesehatan dan keamanan peserta didik adalah prioritas utama dalam perancangan kebijakan pelaksanaan belajar tatap muka di bulan Juli 2021.

Untuk itu, Dinas Pendidikan akan melajukan uji coba belajar tatap muka di 85 sekolah pada hari ini Rabu 7 April 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, bahwa Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menyiapkan rencana belajar tatap muka. Berbagai rekomendasi pun telah diterima oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta demi menjamin kesehatan dan keselamatan peserta didik dalam kebijakan yang akan diambil.

Menurut Nahdiana, Pemprov DKI Jakarta sangat berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil kebijakan terkait pelaksanaan satuan pendidikan di semester genap tahun pelajaran 2020/2021.

“Prioritas kami semua adalah kesehatan dan keamanan peserta didik. Tentunya seluruh persiapan akan didiskusikan terlebih dahulu dan dimatangkan sebelum dilaksanakan," ujar Nahdiana, dalam siaran pers Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi DKI Jakarta.

Nahdiana menambahkan,  Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah mempersiapkan kanal Siap Belajar (siapbelajar.jakarta.go.id), program yang digunakan untuk melakukan asesmen mandiri bagi seluruh satuan pendidikan di DKI Jakarta.

Siap Belajar merupakan asesmen yang mengukur dua aspek penting dalam pembelajaran tatap muka yaitu aspek kesiapan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan dan aspek kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran campuran, baik di rumah maupun tatap muka terbatas.

Asesmen bertujuan untuk mengukur kesiapan satuan-satuan pendidikan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka pada bulan Juli 2021.

Pada tahap awal, terdapat 100 satuan pendidikan mulai dari jenjang dasar dan menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan PKBM/LKP) yang memenuhi kriteria untuk selanjutnya mengikuti pelatihan. Setelah mengikuti pelatihan selama 2 (dua) minggu, berdasarkan hasil pelatihan, dinyatakan 85 satuan pendidikan memenuhi kriteria untuk mengikuti uji coba terbatas.

Tahap selanjutnya, pendidik dan tenaga kependidikan dari satuan pendidikan peserta uji coba terbatas dilakukan vaksinasi Covid-19 untuk memastikan kegiatan pembelajaran berjalan secara kondusif dan aman.

Dalam penerapan pembelajaran campuran, para orang tua tetap memiliki hak penuh untuk menentukan apakah anaknya diberikan izin untuk mengikuti pembelajaran campuran atau belajar dari rumah. Dengan demikian, pihak satuan pendidikan tetap melaksanakan belajar dari rumah terlebih bagi satuan pendidikan yang tidak lolos asesmen dan belum menjadi peserta uji coba terbatas.

Nahdiana juga menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akan melakukan edukasi terkait penjelasan tentang pembelajaran campuran ini khususnya bagi para peserta didik dan orang tua. Selama pelaksanaan uji coba terbatas dari tanggal 7 sampai dengan 29 April 2021 dilakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin oleh pihak terkait seperti pengawas sekolah, unsur Suku Dinas Kesehatan, Satgas COVID-19 tingkat Kelurahan dan Kecamatan, unsur Suku Dinas Pendidikan, dan unsur Dinas Pendidikan. Pihak satuan pendidikan telah melakukan koordinasi dengan puskesmas setempat atau rumah sakit terdekat. Pemantauan dilakukan menyangkut aspek pelaksanaan protokol kesehatan dan pembelajaran sesuai yang ditetapkan dalam masa pandemi COVID-19.

Adapun beberapa poin penting dalam penerapan uji coba pembukaan sekolah terbatas sebagai berikut:

• Jumlah hari tatap muka terbatas adalah 1 hari dalam 1 minggu untuk 1 jenjang kelas.

• Jumlah peserta didik yang terbatas dengan maksimal 50% dari daya tampung per kelas dan pengaturan jarak 1,5 meter antarsiswa.

• Durasi belajar yang terbatas antara 3-4 jam dalam satu hari.

• Materi pembelajaran yang terbatas, yaitu hanya materi-materi esensial yang disampaikan pada pembelajaran tatap muka.

• Satuan pendidikan yang telah mengikuti pelatihan pembelajaran campuran (blended learning).

• Pendidik dan tenaga kependidikan telah dilakukan vaksinasi.

Dalam hal ditemukan gejala-gejala terpapar Covid-19 pada peserta didik dan pendidik, pihak sekolah segera melakukan koordinasi dengan puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jika diketahui terdapat kasus positif terpapar Covid-19, maka satuan pendidikan ditutup selama 3x24 jam untuk dilakukan disinfektasi serta dilakukan tracing lebih lanjut oleh pihak Dinas Kesehatan. Kemudian, satuan pendidikan dibuka kembali, setelah pihak berwenang menyatakan sekolah dalam kondisi aman dari paparan COVID-19.

Masyarakat dapat ikut terlibat dalam melakukan pemantauan dan pelaporan terkait uji coba pembukaan sekolah terbatas melalui kanal aduan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta pada layanan call center 081287671339 atau 081287671340 dan Posko Dinas Pendidikan Jl. Gatot Soebroto No. Kav. 40-41, Kuningan, Jakarta Selatan.

Berikut ini rincian 85 sekolah yang melakukan uji coba belajar tatap muka di DKI Jakarta seperti dilansir berbagai media:

Jakarta Selatan: 25 sekolah

  1. SD NEGERI CIPETE UTARA 15 PAGI
  2. SDN GANDARIA UTARA 11 PAGI
  3. SDN KEBAGUSAN 04 PAGI
  4. SD CIKAL
  5. SDN Pondok Labu 14 Pagi
  6. SDN MANGGARAI 03
  7. SD LYCEE FRANCAIS DE JAKARTA
  8. SD JAKARTA INTERCULTURAL SCHOOL PATTIMURA
  9. SD JAKARTA INTERCULTURAL SCHOOL DI PONDOK INDAH
  10. SD ACG SCHOOL JAKARTA
  11. SMP JAKARTA INTERCULTURAL SCHOOL DI CILANDAK
  12. SMP HIGHSCOPE INDONESIA
  13. SMP LYCEE FRANCAIS DE JAKARTA
  14. SMA Pelita Harapan Kemang Village
  15. SMA JAKARTA INTERCULTURAL SCHOOL
  16. SMA LYCEE FRANCAIS DE JAKARTA
  17. SMKS YPK KESATUAN JAKARTA
  18. SMKS DHARMA KARYA
  19. SMKN 15 JAKARTA
  20. SMKN 6 JAKARTA
  21. SMKN 32 JAKARTA
  22. SMKN 30 JAKARTA
  23. SMKN 28 JAKARTA
  24. SMKS WISATA INDONESIA
  25. MTSN 32 JAKARTA

Jakarta Timur: 25 sekolah

  1. SDN Tengah 07 Pg.
  2. SDN BARU 08 PAGI
  3. SDN Cipinang Melayu 08 Pagi
  4. SDN PENGGILINGAN 05
  5. SD NEGERI PONDOK KELAPA 05 PG
  6. SD Negeri Jati 01 Pg.
  7. SDN Bambu Apus 01 Pagi
  8. SD PANCA BHAKTI
  9. SDN Pulogadung 07
  10. SDN TENGAH 06 PAGI
  11. SDN Ciracas 07 Pg.
  12. SDN Kelapa Dua Wetan 02 Pagi
  13. SMP NEGERI 217 JAKARTA
  14. SMP ST. FRANSISKUS II JAKARTA
  15. SMP Negeri 236
  16. SMA CIKAL AMRI
  17. SMA Diponegoro 1
  18. SMKS ISLAM PB SOEDIRMAN 2 JAKARTA
  19. SMKS BUDI WARMAN 2 JAKARTA
  20. SMKS MALAKA JAKARTA
  21. SMKN 51 JAKARTA
  22. SMKN 22 JAKARTA
  23. SMK Negeri 66 Jakarta
  24. SMKS INSAN MULIA INFORMATIKA
  25. MIS AT TAQWA PEDURENAN

Jakarta Barat: 18 sekolah

  1. SD NEGERI KAPUK 01 PG
  2. SD NEGERI KEDOYA SELATAN 01 PAGI.
  3. SDN Tegal Alur 17
  4. SDN Kalideres 01 Pagi
  5. SD Negeri Palmerah 03 Pg.
  6. SDN JEMBATAN LIMA 02 PETANG
  7. SD NEGERI CENGKARENG TIMUR 04 PT
  8. SD NEGERI ANGKE 03 PAGI
  9. SMP BINA INSAN MANDIRI
  10. SMP YADIKA 5
  11. SMKS CINDERA MATA INDAH JAKARTA
  12. SMKN 60 JAKARTA
  13. SMKN 9 JAKARTA
  14. SMKS MUHAMMADIYAH 4 JAKARTA
  15. MIS NURUL YAQIN
  16. MAN 10 JAKARTA
  17. MAS ANNIDA AL ISLAMY
  18. MTSS ANNIDA AL ISLAMY

Jakarta Pusat 10 sekolah

  1. SDN CIDENG 07
  2. SDN Kenari 08
  3. SDN Petojo Utara 05
  4. SD NEGERI RAWASARI 05 PAGI
  5. SMP Mahatma Gandhi School
  6. SMKN 44 JAKARTA
  7. SMKN 16 JAKARTA
  8. SMKN 2 JAKARTA
  9. SMKS MUHAMMADIYAH 2 JAKARTA
  10. PUSPITA MARTHA

Jakarta Utara: 6 sekolah

  1. SDN Pademangan Barat 11 Pg.
  2. SDN Sukapura 01 Pg.
  3. SDN Rorotan 02 Pg.
  4. SDN Pejagalan 03 Pg.
  5. SMAK PENABUR KELAPA GADING
  6. SMKS WALANG JAYA

Kabupaten Kepulauan Seribu: 1 sekolah

  1. SD NEGERI PULAU TIDUNG 01 PAGI
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar