ASN DKI Jakarta Terancam Kena Sanksi Jika Nekat Mudik Lebaran

  Selasa, 13 April 2021   Aini Tartinia
ilustrasi (AyoBandung)

GAMBIR, AYOJAKARTA- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan kepada seluruh Aparatur Negara Sipil (ASN) untuk tidak nekat mudik lebaran 2021.

Hal ini sesuai keputusan pemerintah melarang mudik lebaran Idul Fitri 2021 guna menekan penyebaran kasus positif Covid-19 di tanah air.

Kebijakan tersebut telah disahkan dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 terkait Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

Ariza, sapaan akrab pria ini mengatakan, bakal ada sanksi apabila terdapat ASN yang akan nekat melakukan perjalanan mudik. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah dan menikmati momen lebaran melalui virtual.

"Saya imbau kembali untuk tidak mudik, lebaran bisa secara virtual saja melalui video call dan lain sebagainya. Jangan sampai, kehadiran kita pulang kampung justru malah membawa virus kepada keluarga tercinta ataupun sebaliknya," kata Ariza saat menghadiri Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurusan Ikatan Alumni Institut Sains dan Teknologi Nasional (INI-ISTN) di Ancol, Jakarta Utara, Minggu 11 April 2021.

Ariza juga mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan masih terus melakukan pengkajian terkait apakah Pemberlakuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang digunakan oleh masyarakat, masih diperlukan atau tidak, seperti saat lebaran tahun sebelumnya.

"Karena memang ada larangan mudik, SIKM ini sedang kita uji lagi apakah diperlukan kembali atau tidak," tambah Ariza

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar