>

Sebut Faskes Tak Lagi Penuh Pasien Covid-19, Anies Pede Buka Masjid Selama Puasa

  Selasa, 13 April 2021   Aini Tartinia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Instagram)

GAMBIR, AYOJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengizinkan masyarakat melakukan ibadah selama bulan Ramadan di masjid atau musala di tengah pandemi Covid-19 dengan sejumlah aturan ketat.

Menurut Anies, situasi saat ini berbeda dengan tahun lalu dimana pandemi Covid-19 sudah mulai terkendali. Hal itu dibuktikan dengan fasilitas kesehatan DKI yang tidak dalam kondisi penuh pasien Covid-19. 

"Kasus aktif di Jakarta (juga) relatif landai di kisaran 6 ribu hingga 7 ribu, setelah beberapa bulan lalu mencapai 26 ribu kasus aktif," kata Anies seperti dikutip redaksi lewat akun Instagram @aniesbaswedan, Selasa 13 April 2021.

Selain itu, orang nomor satu di Jakarta itu juga menilai proses vaksinasi di Jakarta berjalan cepat, terutama untuk warga lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik. 

Disebutkan, vaksinasi lansia dosis pertama sudah mencapai 58% dari target. Sementara lansia yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin sudah mencapai 20% dari target.

"Ini adalah capaian tertinggi, dan kita akan kejar hingga 90-95% lansia bisa tuntas divaksin sebelum Idul Fitri nanti," kata Anies.

Pencapaian tersebut menjadi dasar Anies dalam menentukan kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan ibadah di bulan Ramadan. 

Diketahui, Ramadan tahun ini lebih longgar jika dibandingkan Ramadan tahun lalu. Di antaranya adalah dizinkannya salat tarawih berjamaah di masjid dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Selain itu, Pemprov DKI juga mengizinkan kegiatan ibadah lainnya seperti salat fardu berjamaah, tadarus Al Quran, itikaf di masjid, hingga peringatan turunnya Al Quran atau Nuzulul Quran.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar