>

Cara Mudah Bikin SKCK Secara Online dan Persyaratannya!

  Rabu, 14 April 2021   Fichri Hakiim
ilustrasi (AyoBandung)

TEBET, AYOJAKARTA -- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sangat dibutuhkan. Surat tersebut dibutuhkan sebagai syarat administrasi melamar pekerjaan, pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS), calon pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), atau calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

SKCK diterbitkan oleh Polri melalui fungsi intelkam. Masa berlaku SKCK selama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan, SKCK berfungsi untuk menunjukkan seseorang tidak memiliki catatan kriminal.

Kini, pembuatan SKCK dilakukan secara online. Syaratnya gampang, pemohon hanya perlu menyiapkan berkas yang diperlukan. Apa saja persyaratan membuat SKCK? 

1. Siapkan fotokopi KTP serta KTP asli

2. Fotokopi kartu keluarga (KK), tidak perlu menyertakan berkas aslinya. 

3. Fotokopi akte lahir atau kenal lahir atau ijazah, ini pun tidak perlu menyertakan berkas aslinya. 

4. Fotokopi kartu identitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP. 

5. Siapkan juga foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 6 (enam) lembar. Syaratnya, dengan latar belakang merah, berpakaian sopan, tampak muka. Bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pasfoto harus tampak muka secara utuh.

Kemudian, setelah berkas disiapkan, pemohon dapat mengakses laman https:// skck.polri.go.id/, sehingga tidak perlu lagi antre di kantor kepolisian. Pemohon harus mengisi dan melengkapi data-data yang tertera, apa saja yang harus diisi? 

1. Pemohon mengisi identitas diri di antaranya seperti NIK, alamat jenis kelamin, tanggal lahir. 

2. Pemohon juga mengisi tujuan keperluan membuat SKCK. 

3. Kemudian, pemohon diharuskan mengisi informasi data keluarga seperti nama ayah serta ibu, riwayat pendidikan, pernah mengalami perkara pidana atau tidak, ciri fisik, dan keterangan lainnya.

Setelah selesai mengisi formulir, pemohon akan mendapatkan tanda bukti pendaftaran dan barcode, yang nantinya diserahkan ke Polsek atau Polres domisili. Jangan lupa, screenshot  bukti pendaftaran untuk ditujukan kepada petugas. 

Saat tiba di Polres atau Polsek domisili, pemohon langsung menuju ke ruang Pelayanan SKCK dan menunjukan bukti pendaftaran online kepada petugas. 

Kemudian, petugas akan mengarahkan pemohon untuk mengikuti proses pengambilan sidik jari. Gak lama kok, proses pengambilan sidik jadi hanya membutuhkan waktu 5 menit saja. 

Setelah melakukan proses pengambilan sidik jari, pemohon akan mendapatkan hasil sidik jadi berupa selembar kertas. Lalu pemohon membawa kertas tersebut dan diserahkan kembali ke petugas Pelayanan SKCK. 

Setelah menyerahkan selembaran kertas tersebut ke loket Pelayanan SKCK, petugas akan memanggil nama pemohon jika pencetakan SKCK telah selesai.

Pemohon hanya menunggu pencetakan SKCK selama 5 menit, gak lama kan? Biaya pencetakan SKCK sebesar Rp 30 ribu, telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yang berlaku di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar