Cabut Laporan, Pegawai Imigrasi yang Dianiaya di Kafe Putuskan Damai

  Sabtu, 17 April 2021   Fichri Hakiim
Cabut Laporan, Pegawai Imigrasi yang Dianiaya di Kafe Putuskan Damai / Fichri Hakiim

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA -- Pegawai Imigrasi diduga menjadi korban penganiayaan ketika berkunjung ke sebuah kafe di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan.

Korban, Tembang Putra Prabu (25), melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya. Laporan terdaftar dengan nomor: LP/1865/IV/ YAN.2.5/2021/ SPKT PMJ Tanggal 7 April 2021. Adapun terlapornya berinisial WA.

Namun, terkait pelaporan penganiayaan ke pihak kepolisian tersebut, Tembang Prabu menjelaskan bahwa saat ini dirinya telah berdamai dengan WA dan sepakat mencabut laporan tersebut.

"Saya sudah mencabut laporan saya ke Polda Metro Jaya," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jumat 16 April 2021.

Tembang Prabu menuturkan, bahwa keduanya telah sepakat berdamai secara kekeluargaan.

"Jadi pertemuan dengan WA ini, saya sepakat bahwa tidak melanjutkan kasus ke polisi dan mencabut laporan yang dilayangkan oleh saya beberapa hari yang lalu ke Polda Metro Jaya," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, perselisihan antara Tembang Prabu dengan WA terjadi tiga bulan lalu. Entah apa pemicunya, WA disebut mengancam Tembang Prabu.

Kemudian, Tembang Prabu dan WA memutuskan untuk bertemu di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan. Saat itu, WA menghina dan menganiaya tanpa ada perlawanan dari Tembang Prabu.

Akibat penganiayaan tersebut, Tembang Prabu mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala. Lalu Tembang Prabu pun membuat laporan polisi serta melampirkan bukti visum.

Dalam laporannya, WA dipersangkakan dengan Pasal 352 KUHP dan atau Pasal 351 tentang Penganiayaan.

Sebelumnya, petugas kepolisian pun turun tangan melakukan penyelidikan kasus ini. Laporan yang dilayangkan Tembang Prabu pun dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

"Iya laporan sudah masuk, sedang kami pelajari dahulu. Kita selidiki," ujarnya, Selasa 13 April 2021.

Yusri menjelaskan, tim penyidik akan menelaah dan meneliti laporan berdasarkan bukti-bukti yang dilampirkan oleh Tembang Prabu. Rencananya, petugas kepolisian akan meminta klarifikasi terhadap WA.

"Nanti kami panggil pelapor untuk dimintai klarifikasi," katanya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar