>

Proyek Pembangunan Pasar Sawah Barat Diklaim Belum Kantongi IMB dan Amdal

  Sabtu, 17 April 2021   Fichri Hakiim
dok. istimewa

TEBET, AYOJAKARTA -- Proyek pembangunan Pasar Sawah Barat, Duren Sawit, Jakarta Timur mendapat kritikan lantaran dinilai tidak sesuai dengan administrasi yang berlaku.

Anggota DPRD DKI Jakarta Thopaz Nuhgraha Syamsul mengatakan bahwa segala bentuk perizinan dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sampai dengan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) belum terpenuhi hingga saat ini.

"Yang harus dipahami adalah, kami tidak dalam posisi membatasi atau memberhentikan proyek pembangunan pasar tersebut, tapi kami dalam posisi menyambung aspirasi rakyat salah satunya terkait sumur resapan yang standarisasinya mengikuti standarisasi Pemprov DKI yaitu kedalaman titik pasir," ujar Thopaz di Jakarta, Sabtu 17 April 2021. 

Kemudian, Thopaz juga menilai apa yang sudah dilakukan dirinya dan pihak Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata), Polisi, TNI dan instansi terkait lainnya pada sidak 8 Maret 2021, lalu direspons oleh pihak pasar dengan 'kesan sombong' dan merugikan banyak pihak. 

"Selain itu, proyek pembangunan pasar ini juga dikarenakan tidak lengkap administrasinya, justru menghambat laju pembangunan itu sendiri dan mencedrai fungsi APBD yang seharusnya bermanfaat secara langsung untuk masyarakat Jakarta," ujarnya. 

Menurutnya, salah satu pihak yang dirugikan adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, karena pembangunan tersebut terkesan dipaksakan dan dimaknai oleh masyarakat merupakan perintah dari Gubernur DKI.

"Saya juga memohon langsung kepada Gubernur Jakarta agar Direktur Utama Perumda Pasar Jaya dicopot apabila terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya. Hal itu untuk memperbaiki nama Pemprov DKI di mata masyarakat Duren Sawit, khususnya di RW 09," katanya. 

Thopaz juga mengedukasi masyarakat terkait persoalan ini, dengan cara melakukan fungsi pengawasan terhadap proses pembangunan pasar tersebut.

"Tapi dalam hal ini, kami juga mampu dan mau mengajak pihak-pihak terkait dalam persoalan ini untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cara-cara yang beretika dan beradab," katanya. 

Lurah Duren Sawit Irwan Ilyas menanggapi terkait persoalan pembangunan pasar tersebut. Menurutnya, sudah sewajarnya pihak Perumda Pasar Jaya melengkapi syarat-syarat administrasi dalam proses pembangunan proyek tersebut.

"Ya satu sisi ini memang program Gubernur DKI Jakarta dan harus didukung, namun di sisi lain aspirasi dari warga juga harus terakomodir yaitu terkait perizinan dan sumur resapan tadi," ujar Irwan.

Meski begitu, Irwan juga sempat bingung dengan alasan pihak Perumda Pasar Jaya yang teralu lama mengurus perizinan Amdal dan IMB. 

"Setahu saya pengurusan izin pembangunan itu tidak sampai sebegitu lama, ini sampai setahun belum juga selesai," katanya. 

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar