>

Sebanyak 8.198 Orang Gagal Dapat Insentif Kartu Prakerja, Gelombang 17 Siap-siap Dibuka!

  Senin, 19 April 2021   Icheiko Ramadhanty

TEBET, AYOJAKARTA -- Kepesertaan Kartu Prakerja gelombang 14 resmi ditutup pada 15 April 2021 lalu. Terdapat sejumlah pencabutan status kepersertaan di gelombang tersebut.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan bahwa terdapat lebih dari 8 ribu orang yang gagal menerima insentif sebesar Rp 3,55 juta di gelombang 14.

"Penerima Kartu Prakerja gelombang 14 yang dicabut kepesertaannya karena tidak membeli pelatihan pertama ada 8.198 orang," kata Louisa saat dihubungi Ayojakarta, Senin 19 April 2021.

Jumlah tersebut semakin memperbanyak kuota yang nantinya akan dipakai untuk kepersertaan di gelombang 17. Louisa mengatakan pihaknya akan membuka gelombang tambahan jika ada peserta di gelombang 12 hingga 16 yang kepersertaannya dicabut.

Dicabutnya kepesertaan karena mereka melampaui batas tanggal dari pembelian pelatihan pertama. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja.

Apabila lewat dari batas tersebut dan penerima belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaan penerima Kartu Prakerja akan dicabut dan dimasukkan ke dalam daftar hitam.

Lantas bagaimana cara untuk membeli pelatihan pertama dan mengamankan insentif agar tidak hangus? Berikut Ayojakarta merangkum tata cara membeli pelatihan:

1. Pilih salah satu dari 7 platform yang ada di dashboard Kartu Prakerja, baik sesuai skill maupun minat

2. Anda akan diarahkan ke laman baru dan tata cara membeli pelatihan dengan kategori ‘Kartu Prakerja’

3. Jika sudah memilih program pelatihan, klik tombol ‘Beli’

4. Salin nomor Kartu Prakerja Anda di laman dashboard

5. Tempel nomor Kartu Prakerja yang sudah disalin ke menu pembelian pelatihan

6. Tunggu hingga transaksi berhasil

Saat ini, Kartu Prakerja bekerjasama dengan 7 mitra pelatihan. Mereka adalah Kemnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, Mau Belajar, Bukalapak, Pintaria, dan Sekolahmu.

Dalam 7 mitra pelatihan tersebut, ada banyak pelatihan yang dapat diambil oleh para penerima Kartu Prakerja, baik yang sesuai dengan skill maupun minat. Nantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan yang dipilih untuk mendapatkan sertifikat dan memberikan rating atau survei, guna pencairan insentif.

Peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta (tidak bisa dicairkan), insentif pasca-pelatihan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50 ribu untuk tiga kali atau Rp 150 ribu.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar